alexametrics

Akhir November 2019, Fee Based Eksim BRI Capai Rp1,5 Triliun

loading...
Akhir November 2019, Fee Based Eksim BRI Capai Rp1,5 Triliun
Penandatanganan kerjasama antara BRI dengan LPEI terkait penyediaan layanan digital trade finance BRI bagi nasabah ekspor LPEI, di Jakarta, Kamis (26/12/2019). Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat hingga akhir November 2019, volume ekspor dan impor dengan menggunakan fasilitas trade finance tercatat meningkat 18,15% secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan fee based income mencapai Rp1,5 Triliun.

BRI juga menandatangani kerjasama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) terkait penyediaan layanan digital trade finance BRI bagi nasabah ekspor LPEI.

Direktur Kelembagaan & BUMN Bank BRI Agus Noorsanto mengatakan, dengan adanya kerjasama ini perseroan berkomitmen untuk menjadi solusi transaksi perdagangan internasional bagi LPEI.



“Bank BRI siap memfasilitasi LPEI dengan layanan secara lengkap terkait Trade finance & International banking services, pelaporan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan BRI Cash Management System (CMS),” kata Agus saat penandatanganan kerjasama di Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Nasabah-nasabah eksportir LPEI dapat dilayani di Kantor Cabang BRI terdekat yang ditunjuk untuk melakukan presentasi dokumen dan layanan trade finance lain yang berkaitan dengan ekspor.

Sinergi antara Bank BRI dengan LPEI diharapkan dapat memberikan manfaat nyata kepada seluruh nasabah eksportir serta mampu mendorong perekonomian Indonesia khususnya dalam upaya peningkatan ekspor Indonesia melalui pemberian pelayanan dan kemudahan ekspor. "Di sisi lain, kerjasama ini merupakan upaya nyata untuk mendorong pelaku UMKM menembus pangsa pasar internasional,” pungkas Agus.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak