alexametrics

Menteri PUPR Tunggu Anies Bebaskan Lahan untuk KBT Ciliwung

loading...
Menteri PUPR Tunggu Anies Bebaskan Lahan untuk KBT Ciliwung
Ilustrasi banjir akibat luapan kali Ciliwung. Foto/SINDOnews/Inda Susanti
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan masih menunggu persetujuan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk Kanal Banjir Timur (KBT) yakni di daerah Sungai Ciliwung. Pasalnya proyek pembangunan ini butuh pembebasan lahan.

Saat ini masih ada 600 meter proyek yang selesai namun mandek sejak tahun lalu tanpa pengerjaan lanjutan. "Kalau sodetan tergantung Pak Gubernur (Anies Baswedan) tentang pembebasan lahan. In take-nya karena kita kan di bawah itu terowongan. Sampai sekarang sudah sampai Cipinang, jadi Otista sampai Cipinang sudah selesai, udah tahun yang lalu malah," kata Basuki di Jakarta, Jumat (3/1/2020).

Basuki melanjutkan, normalisasi Ciliwung baru terealisasi sepanjang 16 km dari total 33 km. “Kemudian yang di tengah tetap masih mau yang namanya normalisasi atau naturalisasi sama kan sudah dibahas di Pemda semua butuh dilebarkan, kemudian dibikin supaya menampung air lebih banyak," jelasnya.



Dia menambahkan, saluran yang digunakan untuk mengalihkan sebagian atau seluruh aliran air banjir, yaitu sodetan dari kali Ciliwung ke KBT 60 meter akan membantu mengurangi debit banjir. "Pak Gubernur sudah ketemu warga dan kelihatannya warga sudah setuju. Penlok (penentuan lokasi) sudah kami ajukan juga," jelasnya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak