alexametrics

Instruksi Jokowi Demi Pertumbuhan Ekonomi, K/L Diminta Percepat Belanja Modal

loading...
Instruksi Jokowi Demi Pertumbuhan Ekonomi, K/L Diminta Percepat Belanja Modal
Jokowi mengingatkan kepada seluruh kementerian dan lembaga (K/L) agar belanja di bulan-bulan awal ini dipercepat, terutama yang berkaitan dengan anggaran-anggaran modal, belanja-belanja modal. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan kepada seluruh kementerian dan lembaga (K/L) agar belanja di bulan-bulan awal ini dipercepat, terutama yang berkaitan dengan anggaran-anggaran modal, belanja-belanja modal. Untuk itu, Presiden meminta kepada semua pejabat eselon 1, 2, 3, dan 4 agar hal-hal yang berkaitan mungkin dengan juknis (petunjuk teknis) dan lain-lain (mengenai belanja modal, red) agar segera diselesaikan.

“Sekali lagi, agar belanjanya dipercepat. Ini berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi,” tegas Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/1/2020).

(Baca Juga: Ekonomi Nasional Dipatok Tumbuh 5,6%-6,2% dalam RPJMN 2020-2024)



Seperti dilansir laman resmi Setkab hari ini, Jokowi berharap penyelesaian Omnibus Law bisa terselesaikan dalam minggu-minggu ini atau paling lambat minggu depan. “Saya harapkan bisa terselesaikan dalam minggu-minggu ini atau paling lambat minggu depan,” tegas Presiden Jokowi.

Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah menyusun strategi dalam mengelola keuangan negara sejak awal tahun. Ia menerangkan, bakal mempercepat belanja negara yang dilakukan pada kuartal I/2020.

"Serapan belanja idealnya sudah mulai digencarkan pada tiga bulan pertama tahun ini. Karena sesuai arahan dalam sidang kabinet yang meminta para menteri segera menggunakan instrumen fiskal itu belanja terutama pada jadwal kuartal I,” ujar Menkeu.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak