alexametrics

Omnibus Law Perlu Mendukung Tingkatkan Daya Saing Sektor Industri

loading...
Omnibus Law Perlu Mendukung Tingkatkan Daya Saing Sektor Industri
Ilustrasi industri ban di Semarang Jawa Tengah. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Faktor-faktor yang memengaruhi daya saing dan pertumbuhan industri banyak yang ditentukan kementerian/lembaga lain selain Kementerian Perindustrian. Oleh sebab itu, menurut peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Center of Investment, Trade, and Industry, Ahmad Heri Firdaus, perlu ada daya dukung terhadap industrialisasi untuk mencapai daya saing yang lebih baik.

"Selama ini, tanggung jawab untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan industri terkesan menjadi tugas satu kementerian saja, misalnya Kementerian Perindustrian," ujar Ahmad di Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Ia mengingatkan bahwa hal yang penting untuk dimasukan dalam rancangan UU Omnibus, adalah perlunya dukungan untuk meningkatkan daya saing, diantaranya standarisasi produk industri dan kemudahan usaha di sektor industri.



"Hal ini penting untuk mendorong daya saing," ungkap Ahmad.

Terkait dengan standarisasi produk industri, lanjut ia, perlu menciptakan iklim usaha yang mendukung pelaku industri dalam mengembangkan produk yang terstandar dan kompetitif.

"Jangan sampai kebijakan standarisasi ini justru mempersulit pelaku usaha industri di dalam negeri dan di sisi lain semakin memudahkan produk impor (barang konsumsi)," terang Ahmad.

Terkait dengan kemudahan berusaha, ia menyarankan agar memprioritaskan kemudahan usaha bagi pelaku industri yang padat karya, orientasi ekspor atau subtisusi impor serta industri yang mampu menyerap local content cukup tinggi.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak