alexametrics

PUPR Prioritaskan Air Bersih dan Sanitasi untuk Korban Banjir Lebak Banten

loading...
PUPR Prioritaskan Air Bersih dan Sanitasi untuk Korban Banjir Lebak Banten
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau ke posko pengungsi korban banjir di Lebak. Foto/Dok.PUPR
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meninjau penanganan warga yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten. Dalam masa tanggap darurat ini, PUPR memfokuskan pada ketersediaan prasarana, sarana air bersih dan sanitasi untuk keperluan sehari-hari bagi para korban dan pengungsi.

"Kami sangat concern dengan air bersih terutama di tempat-tempat pengungsian. Kita juga manfaatkan instalasi pengolahan air minum (IPA) terdekat maupun IPA mobile untuk mensuplai air bersih, khususnya ke posko pengungsian," kata Basuki dalam keterangan resmi, Rabu (8/1/2020).

Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mengirimkan prasarana dan sarana yang telah tersebar di beberapa titik posko pengungsi di Kabupaten Lebak, seperti di Kecamatan Sajira dan Lebak Gedong yang meliputi 4 unit mobil tangki air berkapasitas 4.000 liter per detik, 12 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter per detik, 3 unit tenda pleton pengungsi, toilet mobil sebanyak 3 unit, 1 unit dump truck, serta 15 personil.



Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebak telah mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur, yakni 22 jembatan gantung non permanen, 3 jembatan gantung non permanen, 3 jembatan komposit, 1 jembatan rangka, serta 2 jalan kabupaten.

"Dalam dua minggu ini jembatan yang rusak akan kita mulai kerjakan, agar konektivitas antar desa dapat kembali normal," terang Basuki.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak