Pertamina Patra Niaga uji penggunaan Bioethanol E10 Bersama Toyota dan TRAC
Sabtu, 23 November 2024 - 10:47 WIB
loading...
Guna mempercepat adopsi biofuel di Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga menjalin kerja sama dengan PT Toyota-Astra Motor (TAM) dan PT Serasi Autoraya (TRAC) untuk melakukan uji coba Bioethanol E10 melalui Use Case Collaboration. Foto/Dok
A
A
A
TANGERANG - Guna mempercepat adopsi biofuel di Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga menjalin kerja sama dengan PT Toyota-Astra Motor (TAM) dan PT Serasi Autoraya (TRAC) untuk melakukan uji coba Bioethanol E10 melalui Use Case Collaboration. Penandatangan kerjasama dilakukan di booth Toyota pada acara Gaikindo Jakarta Auto Week 2024 di Ice BSD Tangerang pada Jumat (22/11) lalu.
Use Case Collaboration merupakan kolaborasi untuk mempelajari efektivitas bauran energi alternatif dari ethanol dapat mereduksi emisi kendaraan bermotor dan mengevaluasi performa kendaraan dengan harapan mendukung pencapaian target pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.
Baca Juga: Keren! Indonesia Sudah Mampu Bikin Mobil Berbahan Bakar Bioethanol
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan menjelaskan, kolaborasi ini sebagai bukti keseriusan industri otommotif untuk menciptakan ekosistem biofuel dalam proses transisi energi hijau di Indonesia. Berkolaborasi secara holistik dengan produsen kendaraan dan penyedia layanan mobil merupakan langkah besar untuk menghadirkan ekosistem biofuel di Indonesia.
"Kami percaya bahwa langkah ini tidak hanya akan mendorong pengurangan emisi gas rumah kaca dan mendorong percepatan target Net Zero Emission 2060, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian negara, membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal yang terlibat dalam rantai pasokan bioethanol," jelas Riva dalam keterangannya, Sabtu (23/11/2024).
Use Case Collaboration merupakan kolaborasi untuk mempelajari efektivitas bauran energi alternatif dari ethanol dapat mereduksi emisi kendaraan bermotor dan mengevaluasi performa kendaraan dengan harapan mendukung pencapaian target pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.
Baca Juga: Keren! Indonesia Sudah Mampu Bikin Mobil Berbahan Bakar Bioethanol
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan menjelaskan, kolaborasi ini sebagai bukti keseriusan industri otommotif untuk menciptakan ekosistem biofuel dalam proses transisi energi hijau di Indonesia. Berkolaborasi secara holistik dengan produsen kendaraan dan penyedia layanan mobil merupakan langkah besar untuk menghadirkan ekosistem biofuel di Indonesia.
"Kami percaya bahwa langkah ini tidak hanya akan mendorong pengurangan emisi gas rumah kaca dan mendorong percepatan target Net Zero Emission 2060, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian negara, membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal yang terlibat dalam rantai pasokan bioethanol," jelas Riva dalam keterangannya, Sabtu (23/11/2024).
Lihat Juga :