alexametrics

Ada Ibu Kota Baru, Erick Thohir Minta Proyek Jakarta Jangan Ditinggalkan

loading...
Ada Ibu Kota Baru, Erick Thohir Minta Proyek Jakarta Jangan Ditinggalkan
Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan, agar pembangunan beberapa proyek Jakarta jangan sampai ditinggalkan menyusul adanya rencana perpindahan Ibu Kota baru. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan, agar pembangunan beberapa proyek Jakarta jangan sampai terpinggirkan menyusul adanya rencana perpindahan Ibu Kota baru. Ditekankan olehnya bahwa pembangunan moda raya terpadu (MRT) di Jakarta harus terus dilanjutkan, sehingga dapat menjadi proyek percontohan bagi kota-kota di Indonesia.

“Jangan sampai dengan adanya rencana pembangunan Ibu Kota baru, seakan-akan Jakarta ditinggalkan,” ucap Menteri Erick Thohir di sela acara penandatanganan antara PT MRT dan PT KAI (Persero) untuk membentuk usaha pantungan di kantor Kementerian BUMN, Jumat (10/1/2020)

Erick menilai, negara maju tidak bersandar pada sebuah kota. Dicontohkan olehnya seperti Amerika Serikat dan China yang memiliki lebih dari enam kota yang dapat menopang negara tersebut. “Kalau kita lihat di Indonesia, jumlah kota dengan standar yang sama. Ya mohon maaf hanya Jakarta,” tegasnya.



Oleh sebab itu, proyek MRT harus mampu menjadi proyek percontohan, apalagi dengan adanya rencana pembangunan Ibu Kota baru. Pembangunan moda terintegrasi di kota-kota lain di Indonesia juga turut ditingkatkan.

“Insya Allah, kami terus push untuk (menjadi) indikator kerja atau Key Performance Index (KPI). Sebab, (pembangunan kota-kota terintegrasi moda transportasi) bagian dari visi Presiden dan kami melaksanakan visi tersebut. Dan yang terpenting adalah valuenya kepada masyarakat,” pungkasnya

Lebih lanjut mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan itu mengajak pemangku kepentingan seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat berkerja sama demi menyelesaikan proyek MRT yang ada di Jakarta. "Makanya disini ada teamwork, jadilah perjanjian kerjasama," jelasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak