alexametrics

Kondisi Eksternal dan Cadangan Devisa Membuat Rupiah Menguat

loading...
Kondisi Eksternal dan Cadangan Devisa Membuat Rupiah Menguat
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia mengapresiasi menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) belakangan ini. Data Bloomberg mencatat pada sesi I perdagangan Senin (13/1/2020), rupiah perkasa 96 poin atau 0,70% menjadi Rp13.675 per USD.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, mengatakan penguatan rupiah sesuai dengan fundamentalnya. "Kita melihat nilai rupiah sesuai dengan kekuatan pasar. Dan sepanjang sesuai fundamental, kita tidak akan intervensi," ujarnya di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Dody menerangkan penguatan rupiah didukung oleh kondisi makro ekonomi Indonesia yang positif, serta pertumbuhan ekonomi yang membaik.



"Kita melihat angka PDB kita, kemudian angka inflasi, survei konsumen, itu menunjukkan ke arah yang bagus," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi eksternal dan cadangan devisa yang meningkat membuat kurs rupiah terus menguat melawan dolar AS.

"Selain eksternal, tentunya cadangan devisa kita yang menguat. Ini faktor yang membuat rupiah cukup confident. Kami pun cukup percaya diri terhadap perkembangan rupiah," pungkasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak