Pupuk Kaltim Konsisten Terapkan GCG Jaga Keberlanjutan Bisnis

Senin, 02 Desember 2024 - 21:43 WIB
loading...
Pupuk Kaltim Konsisten...
Pupuk Kaltim meraih predikat The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur ( Pupuk Kaltim ) kembali meraih predikat The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2024 di Jakarta belum lama ini. Penghargaan ini kelima kalinya diterima perusahaan sejak 2020, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen menerapkan prinsip good corporate governance (GCG) untuk menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memaksimalkan nilai perusahaan.

Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta mengungkapkan, tahun ini perusahaan berhasil meraih skor 89,09 dan menempatkannya sebagai perusahaan dengan penerapan GCG terbaik dari seluruh anak usaha Pupuk Indonesia Grup. Skor tersebut didasarkan pada penilaian menyeluruh terhadap tiga aspek utama, yaitu Struktur Tata Kelola Perusahaan, Proses Tata Kelola, dan Hasil Tata Kelola.

"Pupuk Kaltim terus mengukur implementasi tata kelola perusahaan sesuai prinsip GCG, dengan evaluasi dan asesmen berdasarkan CGPI. Hal ini sebagai tindak lanjut perbaikan guna peningkatan strategi dan kebijakan tata kelola dengan lebih secara optimal," ujar Hanggara, dalam keterangannya, Senin (2/12/2024).

Baca Juga: Mepoly Industry Pamerkan Inovasi Tali dan Selang di Inamarine 2024

Menurut Hanggara, pencapaian ini mencerminkan konsistensi Pupuk Kaltim dalam menjaga tata kelola perusahaan yang sehat dan akuntabel, melalui pendekatan evaluasi dan asesmen yang berkelanjutan sejak 2018. Pupuk Kaltim terus melakukan perbaikan untuk memastikan implementasi GCG berjalan secara optimal.

"Implementasi GCG merupakan kunci dalam menjaga keberlanjutan dan ketahanan perusahaan, terutama menghadapi tantangan industri yang semakin dinamis. Hal ini yang terus diperkuat Pupuk Kaltim sebagai upaya meningkatkan daya saing," lanjut Hanggara.

Dia menekankan, tata kelola perusahaan yang baik tidak hanya berkontribusi pada kinerja bisnis dan pendapatan tetapi juga pada kepuasan pelanggan, keterlibatan karyawan. Pupuk Kaltim untuk terus memperkuat struktur, proses dan tata kelola guna membentuk karakter perusahaan yang tangguh dan adaptif guna menghadapi tantangan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha.

"Optimalisasi tata kelola perusahaan yang berlandaskan prinsip GCG menjadi pondasi kuat bagi Pupuk Kaltim, yang dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan," kata Hanggara.

Baca Juga: HT Optimistis MNC Group Jadi Pelopor Inovasi Industri Kreatif di Indonesia

Melihat pencapaian pada tahun ini, Pupuk Kaltim pun berkomitmen tidak hanya memperkuat posisi sebagai pemimpin di industri pupuk nasional, tetapi juga mendorong dunia usaha untuk terus meningkatkan penerapan GCG sebagai bagian dari strategi keberlanjutan bisnis.

"Pupuk Kaltim akan terus menjalankan strategi dan kebijakan yang sesuai koridor GCG, sebagai kesatuan sistem yang kuat dalam mendorong optimalisasi kinerja bisnis secara berkelanjutan," tutur Hanggara.

Chairman IICG Gendut Suprayitno mengungkapkan, program CGPI diikuti oleh 50 perusahaan nasional dan diinisiasi sebagai upaya mendukung terciptanya perilaku bisnis yang sehat dan sesuai dengan prinsip GCG. Melalui ajang ini, dunia usaha dan industri didorong meningkatkan kepatuhan dalam menjalankan bisnis secara beretika dan bermartabat.

"Ajang ini bentuk komitmen kami untuk terus mendorong perusahaan mampu menjalankan bisnis sesuai prinsip GCG," kata Gendut Suprayitno.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Amdatara dan Badan Geologi...
Amdatara dan Badan Geologi Perkuat Sinergi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
ASABRI Perkuat Investasi...
ASABRI Perkuat Investasi Sosial Melalui Program Berkelanjutan
Inisiatif Hijau Ajinomoto...
Inisiatif Hijau Ajinomoto Perkuat Kesejahteraan Berkelanjutan
Penerapan EMS Bantu...
Penerapan EMS Bantu Transparansi Energi untuk Laporan ESG
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Ciptakan Value untuk...
Ciptakan Value untuk Stakeholders, BRI Konsisten Tingkatkan Good Corporate Governance
Prabowo Dorong Industri...
Prabowo Dorong Industri Pertahanan Jalankan Manajemen yang Baik
Rekomendasi
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Berita Terkini
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Infografis
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved