alexametrics

Neraca Dagang Defisit, IHSG Turun dari Level 6.300

loading...
Neraca Dagang Defisit, IHSG Turun dari Level 6.300
IHSG pada Rabu ini tekor 42,04 poin atau 0,66% menjadi 6.283,36. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Setelah menguat empat hari, sejak Kamis pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (15/1/2020) ditutup tekor 42,04 poin atau 0,66% menjadi 6.283,36, meninggalkan level 6.300.

Awal perdagangan, IHSG dibuka melanjutkan kenaikan tipis 0,76 poin atau 0,01% menjadi 6.326,17. Hari ini, indeks bergerak di level 6.255,50-6.348,53.

Delapan dari 10 indeks sektoral melemah, dengan empat sektor jatuh lebih dari 1%. Yaitu perkebunan rontok 2,94%, sektor pertambangan tergerus 1,78%, infrastruktur jatuh 1,70%, dan konstruksi melemah 1%.



Sedangkan dua sektor yang menguat adalah sektor industri dasar yang bertambah 1,02% dan aneka industri yang naik tipis 0,06%.

Dari 606 saham yang diperdagangkan, 317 tertekan, 149 stabil, dan 140 naik. Nilai transaksi saham Rp7,76 triliun dari 12,54 miliar unit saham. Transaksi bersih asing Rp79,25 miliar, dengan aksi beli asing Rp2,86 triliun dan aksi jual asing Rp2,79 triliun.

Melemahnya IHSG seiring neraca perdagangan Indonesia yang masih defisit. Sepanjang tahun 2019, neraca perdagangan kita mengalami defisit USD3,20 miliar.

Selain faktor internal dari masih negatifnya neraca perdagangan, IHSG mundur merespon pasar saham Asia. Bursa Benua Kuning melemah pada Rabu ini, karena investor mencerna kesepakatan dagang fase pertama Amerika Serikat dan China belum menyentuh hal substansi.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, mengatakan meski AS dan China akan melakukan kesepakatan dagang fase pertama, tapi tarif untuk barang-barang China masih akan tetap berlaku sambil menunggu pembicaraan lebih lanjut. Dan pembicaraan lebih lanjut ini alias fase kedua, belum dinegosiasikan.

Hal ini merontokkan pasar saham Asia. Melansir dari CNBC, Nikkei 225 Jepang turun 0,45% menjadi 23.916,58 sementara indeks Topix turun 0,54% ke level 1.731,06. Di Korea Selatan, indeks Kospi tergelincir 0,35% menjadi 2.230,98.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,52% pada jam terakhir perdagangannya. Saham Cina daratan juga lebih rendah, dengan indeks Shanghai turun 0,54% menjadi 3.090,04, dan Shenzhen turun 0,22% ke posisi 1.814,21.

Bursa saham Australia, ASX 200 melawan tren dengan naik 0,47% menjadi 6.994,80, berkat kenaikan sebagian besar sektor saham.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak