alexametrics

ASEAN Kolaborasi Promosi Wisata dan Pemberdayaan SDM

loading...
ASEAN Kolaborasi Promosi Wisata dan Pemberdayaan SDM
ASEAN Travel Forum (ATF) 2020 resmi ditutup, dimana para menteri dan wakil menteri pariwisata se-ASEAN sepakat untuk lebih mengakselerasi Asia Tenggara sebagai destinasi tunggal pariwisata global. Foto/Armydian Kurniawan
A+ A-
BANDAR SERI BEGAWAN - Para menteri dan wakil menteri pariwisata se-ASEAN sepakat untuk lebih mengakselerasi berbagai upaya untuk memajukan Asia Tenggara sebagai destinasi tunggal pariwisata global. Hal ini menjadi bagian dalam ASEAN Travel Forum (ATF) 2020 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam yang resmi ditutup hari ini.

"Pendekatan utama adalah kolaborasi promosi dan pemberdayaan SDM kepariwisataan serta pemberdayaan penduduk di sekitar destinasi wisata potensial masing-masing negara," kata Chairman ATF 2020, Menteri Pariwisata Brunei Dato Ali Apong.

ATF sendiri telah berlangsung sejak 12 Januari lalu yang merupakan forum kerja sama antarpemerintah negara-negara di Asia Tenggara plus Korea Selatan, China dan Jepang dengan agenda memajukan kepariwisataan ASEAN.



Co-Chairman ATF 2020, Menteri Pariwisata Kamboja, Thong Khon mengungkapkan, paket-paket wisata festival dan aktivitas penunjangnya sangat menjual. Karena itu, ASEAN mengemas 69 paket wisata bersama 2019-2020 yang terdiri atas 130 produk termasuk festival dan destinasi dengan melibatkan 38 agen perjalanan.

Menurut Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) RI Angela Tanoesoedibjo, negara-negara ASEAN sepakat memacu implementasi tujuh rencana aksi ASEAN sebagai destinasi wisata tunggal global (single tourism destination).

Rencana aksi ini terdiri atas intensifikasi promosi dan pemasaran, diversifikasi produk wisata, menarik investasi di sektor pariwisata, meningkatkan kapasitas dan kapabilitas SDM pariwisata. Selanjutnya, menerapkan dan memperluas standar pariwisata ASEAN untuk fasilitas, layanan dan tujuan, menerapkan dan memperluas konektivitas dan infrastruktur destinasi wisata serta meningkatkan fasilitas wisata.

Sepanjang tahun lalu, tingkat kunjungan wisatawan ke ASEAN mencapai 133,1 juta orang atau meningkat 7% dibanding 2018. Sementara Menteri Pariwisata Filipina Bernadette Romulo-Puyat mengatakan, negara-negara ASEAN sepakat untuk menyiapkan paket bersama wisata kapal pesiar. "Kami pun sepakat untuk menjadikan sport tourism sebagai prioritas baru 2021-2025," jelasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak