alexametrics

Laju Kurs Rupiah Diramal Menguat Ditopang Optimisme Perdagangan

loading...
Laju Kurs Rupiah Diramal Menguat Ditopang Optimisme Perdagangan
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini diprediksi kembali menguat memasuki pekan ke empat bulan Januari 2020. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini diprediksi kembali menguat memasuki pekan ke empat bulan Januari 2020. Sentimen positif bersumber dari membaiknya hubungan dagang Amerika Serikat dan China setelah penandatanganan kesepakatan masih akan menjadi market mover penguat nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pekan ini.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, memproyeksikan mata uang Garuda akan kembali menguat melawan dolar AS. Rupiah berpotensi menguat di kisaran level Rp13.600 hingga Rp13.700 per dolar AS.

"Sementara pembicaraan untuk fase dua masih belum jelas kapan dimulainya. Mungkin kedua negara masih menginventarisasi masalah atau ingin mulai menjalankan kesepakatan fase 1 dulu," ujar Ariston di Jakarta, Senin (20/1/2020).



Dia melanjutkan ada data ekonomi AS penting yang akan dirilis akan membuat rupiah semakin perkasa. "Hari ini potensi pergerakan rupiah di kisaran Rp13.600 sampai dengan Rp13.700/USD," jelasnya.

Sebelumnya pada sesi perdagangan terakhir, Jumat kemarin terpantau kurs rupiah sedikit menyusut namun masih dalam jalur penguatan. Kurs rupiah dibuka melanjutkan penguatan 9 poin atau 0,07% menjadi Rp13.642 per USD, berbanding Kamis kemarin di level Rp13.642 per USD. Pada hari Jumat, rupiah bergerak di Rp13.634-Rp13.660 per USD.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak