alexametrics

Arus Modal Asing Kuat, BI Pede Neraca Dagang Cetak Surplus

loading...
Arus Modal Asing Kuat, BI Pede Neraca Dagang Cetak Surplus
Bank Indonesia (BI) optimistis neraca perdagangan pada tahun ini berpotensi surplus seiring dengan tren membaik yang ditunjukkan pada tahun lalu. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) optimistis neraca perdagangan pada tahun ini berpotensi surplus seiring dengan tren membaik yang ditunjukkan pada tahun lalu. Sentimen lainnya yakni perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China juga mereda didukung kesepakatan dagang tahap pertama diteken pada Rabu (15/1), lalu waktu Washington.

"Tahun ini neraca pembayaran kita membaik dari 2019 jadi Current Account Deficit kita cenderung lebih baik di 2,5-3% defisit. Tapi poinnya seperti diungkapkan gubernur, inflow masuk semakin besar dan bisa tutup defisit current account deficit," ujar Deputi Gubernur BI Dody Budi Waloyo di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Dia pun melanjutkan defisit neraca perdagangan yang membaik tahun lalu turut mendorong arus modal asing masuk ke Indonesia semakin kuat. "Itu semua membuat inflow masuk Rp 23 triliun," jelasnya



Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mengumumkan neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun 2019 mengalami defisit USD3,20 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan posisi yang sama tahun 2018 sebesar USD8,6 miliar.

Adapun secara keseluruhan pada 2019, neraca dagang mengalami defisit USD3,20 miliar. Tapi ini lebih kecil dari defisit tahun 2018 yang sebesar USD8,60 miliar.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak