alexametrics

BI Pastikan Fluktuasi Rupiah Bukan Akibat Demo Buruh

loading...
BI Pastikan Fluktuasi Rupiah Bukan Akibat Demo Buruh
Bank Indonesia memastikan fluktuasi rupiah di pasar bukan disebabkan aksi demo menentang omnibus law. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan fluktuasi rupiah bukan disebabkan oleh aksi demonstrasi buruh yang menolak omnibus law. Rupiah disebutkan berfluktuasi akibat respons pasar terhadap data ekonomi Amerika Serikat (AS).

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Moneter BI Nanang Hendarsah mengatakan, rupiah fluktuatif dipengaruhi aksi flight from quality pasar merespons ditandatanganinya kesepakatan dagang fase 1 antara AS dan China serta rilis data ekonomi Negeri Paman Sam yang cukup positif.

"Dengan kondisi global yang lebih kondusif pasar juga mengantisipasi lelang SBN besok yang diperkirakan akan menarik banyak incoming bid," ujar Nanang saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (20/1/2020).



Dia melanjutkan, pada lelang SBN dua minggu lalu, incoming bid mencapai Rp81 triliun, di mana 30% di antaranya adalah dari pelaku asing. Tingginya incoming bid dari investor asing menggambarkan masih menariknya imbal hasil SBN di tengah imbal hasil negara maju yang sangat rendah.

Dia menambahkan, optimisme ekonomi global yang sedang keluar dari fase perlambatan (bottoming out) terkonfirmasi pasar dari data Housing Starts AS yang meningkat ke level tertinggi selama 13 tahun terakhir.

"Sentimen risk on mendorong penguatan indeks saham AS, Eropa dan emerging markets. Sedangkan aksi flight from quality mendorong kenaikan yield dan mayoritas bond global," jelasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak