Perbandingan Investasi Apple di Vietnam dan Indonesia, Ini Data dan Faktanya
Jum'at, 13 Desember 2024 - 16:45 WIB
loading...
Apple melanjutkan strategi ekspansi globalnya dengan melakukan investasi besar di Vietnam. Orang-orang berbelanja di Apple Store di Beijing, Selasa, 28 September 2021. FOTO/AP
A
A
A
JAKARTA - Apple , raksasa teknologi asal Amerika Serikat, telah melanjutkan strategi ekspansi globalnya dengan melakukan investasi besar di berbagai negara. Dua negara yang menjadi sorotan utama adalah Vietnam dan Indonesia. Namun, investasi Apple di Vietnam jauh lebih besar dibandingkan dengan di Indonesia. Berikut
1. Investasi di Vietnam
Vietnam telah menjadi pusat manufaktur utama bagi Apple. Sejak tahun 2019, perusahaan ini menggelontorkan sekitar Rp400 triliun dong Vietnam, atau setara dengan Rp256,5 triliun. Investasi tersebut mencakup pembangunan fasilitas manufaktur dan menciptakan lebih dari 200.000 lapangan pekerjaan di Vietnam.
Mennyitir Vietnam Investment Review, dengan 26 pemasok dan 28 pabrik yang tersebar di seluruh negara, Vietnam telah menjadi lokasi strategis bagi Apple, mengingat kedekatannya dengan rantai pasok global, terutama di China.
Selain itu, Vietnam menawarkan insentif pajak yang sangat menarik. Pemerintah Vietnam memberikan kebijakan tax holiday yang dapat berlangsung hingga 50 tahun untuk industri manufaktur. Hal ini menjadi daya tarik besar bagi Apple dan perusahaan-perusahaan pemasoknya untuk memperluas operasi di negara tersebut. Baca Juga:
1. Investasi di Vietnam
Vietnam telah menjadi pusat manufaktur utama bagi Apple. Sejak tahun 2019, perusahaan ini menggelontorkan sekitar Rp400 triliun dong Vietnam, atau setara dengan Rp256,5 triliun. Investasi tersebut mencakup pembangunan fasilitas manufaktur dan menciptakan lebih dari 200.000 lapangan pekerjaan di Vietnam.
Mennyitir Vietnam Investment Review, dengan 26 pemasok dan 28 pabrik yang tersebar di seluruh negara, Vietnam telah menjadi lokasi strategis bagi Apple, mengingat kedekatannya dengan rantai pasok global, terutama di China.
Selain itu, Vietnam menawarkan insentif pajak yang sangat menarik. Pemerintah Vietnam memberikan kebijakan tax holiday yang dapat berlangsung hingga 50 tahun untuk industri manufaktur. Hal ini menjadi daya tarik besar bagi Apple dan perusahaan-perusahaan pemasoknya untuk memperluas operasi di negara tersebut. Baca Juga:
Lihat Juga :