alexametrics

Melambat, Pertumbuhan Rekening Dibawah Rp500 Juta Hanya 6,4%

loading...
Melambat, Pertumbuhan Rekening Dibawah Rp500 Juta Hanya 6,4%
LPS mencatat pertumbuhan DPK dengan kategori jumlah simpanan kurang dari Rp500 juta hanya sebesar 6,4% hingga akhir tahun 2019. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan kategori jumlah simpanan kurang dari Rp500 juta hanya sebesar 6,4% hingga akhir tahun 2019. Pertumbuhan ini melambat dibanding tahun sebelumnya yang tumbuh 9,06%.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah menyatakan, perlambatan pertumbuhan simpanan tersebut seiring dengan adanya perlambatan pertumbuhan pendapatan masyarakat.

"Untuk jumlah rekening dengan saldo di bawah Rp500 juta memang melambat, sejalan dengan melemahnya pertumbuhan pendapatan di akhir tahun," ujar Halim di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (22/1/2020).



Dia melanjutkan, pada awal tahun 2019 diakui Halim sempat terjadi peningkatan simpanan pada rekening di bawah Rp500 juta. Hal itu sejalan dengan program bantuan sosial dari yang dikucurkan pemerintah pada awal tahun, sebagai kebijakan countercyclical ekonomi Indonesia. "Pada waktu itu banyak program sosial untuk menjaga penurunan pendapatan masyarakat," imbuhnya.

Menurut dia, pertumbuhan jumlah rekening tertinggi terjadi pada kategori simpanan dengan saldo Rp500 juta sampai dengan Rp1 miliar yang tumbuh 8,3%. Sementara pada rekening dengan saldo di atas Rp2 miliar hanya tumbuh 6,3%.

Secara keseluruhan, LPS mencatat DPK perbankan tumbuh 6,54% di sepanjang tahun 2019. Pertumbuhan DPK tertinggi ada di bank BUKU I dengan tumbuh 9,94% dan BUKU II yang tumbuh 10,8%, berada di atas rata-rata pertumbuhan industri. "Dari pantauan LPS, kondisi stabilitas sistem keuangan dari sisi pergerakan dana masyarakat menunjukkan normal," jelasnya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak