alexametrics

Bahlil Akan Pertemukan PLN dengan Siemens Selesaikan Pembangkit di Aceh

loading...
Bahlil Akan Pertemukan PLN dengan Siemens Selesaikan Pembangkit di Aceh
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengadakan pertemuan dengan Chief Executive Officer (CEO) Siemens, Cedrik Neike di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Selasa.

Selain mendengarkan ketertarikan Siemens berinvestasi di ibu kota baru, Bahlil juga mendengarkan perkembangan proyek investasi pembangkit listrik Siemens sebesar 55 megawatt (MW) di Aceh.

Cedrik mengatakan, saat ini, Siemens tengah mengembangkan pembangkit sebesar 55 MW. Namun proyek tersebut masih ditangguhkan sementara. Sebab belum mendapatkan Power Purchase Agreement (PPA) dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).



"Kami sudah rapat dengan berbagai pihak, namun tindak lanjutnya masih belum secepat yang diharapkan," ujar Cedrik.

Mendengarkan keluhan Siemens, BKPM berencana akan mempertemukan dengan PLN. "Nanti kita pertemukan dengan PLN," ujar Bahlil.

BKPM akan berkoordinasi dengan Direktur Utama PLN untuk memastikan investasi ini. "Tidak boleh investor digantung begini. Harus ada kepastian tindak lanjut proyek ketenagalistrikan," ucap Bahlil dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Sebelumnya, Siemens juga telah mengoperasikan mobile power plant sebesar 360 MW. Kepala BKPM mengatakan kepada investor, pihaknya harus menjamin adanya kepastian, kemudahan, dan efisiensi dalam berusaha. "Ini merupakan tiga hal terpenting yang dicari investor," ujar Bahlil.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kepada BKPM, Siemens juga berminat berpartisipasi di ibu kota baru.

Pertemuan dengan Siemens merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kepala BKPM ke World Economic Forum (WEF) di Davos Swiss, 19-23 Januari 2020. Selain akan menjadi pemateri di Indonesia Pavilion dan berjumpa Founder WEF Klaus Schwab, Bahlil dijadwalkan berjumpa sebanyak delapan pimpinan korporasi global.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak