alexametrics

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Diprediksi Tertekan

loading...
Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah diprediksi berbalik melemah. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis ini diprediksi berbalik melemah. Rabu kemarin, rupiah di pasar spot bangkit dari pelemahan, dengan pulang menguat 23 poin atau 0,17% ke level Rp13.646 per USD.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, memproyeksikan rupiah berbalik terkoreksi akibat sentimen negatif dari pengumuman suku bunga, dimana konsensus memprediksi BI mempertahankan suku bunga di level 5%.

"Hari ini pasar menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, konsensus tidak ada pemangkasan suku bunga, tapi ini bisa saja terjadi pemangkasan mengingat tingkat imbal hasil AS juga terus turun karena intervensi the Fed di pasar uang. Kurs rupiah terhadap dolar AS berpotensi bergerak di kisaran Rp13.600-Rp13.700 per USD," ujar Ariston di Jakarta, Kamis (23/1/2020).



Dia pun melanjutkan pelemahan rupiah dikarenakan sentimen negatif terhadap aset berisiko kembali membayangi pergerakan harga pagi ini. Saat ini, indeks saham Asia bergerak turun. Hal ini merespon kekhawatiran penyebaran virus corona.

"China melaporkan penambahan korban tewas akibat virus ini. Rupiah bisa terkena imbasnya," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak