Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Rabu, 18 Desember 2024 - 16:36 WIB
loading...
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia membutuhkan investasi sebesar Rp47.587,3 triliun untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 8 persen. Foto/Dok Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indonesia membutuhkan investasi sebesar Rp47.587,3 triliun hingga tahun 2029 mendatang. Staf Ahli Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan, Kementerian PPN/ Bappenas , Raden Siliwanti menerangkan, dana tersebut untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 8%.

Siliwanti mengatakan, jika dibagi kebutuhan investasi Indonesia secara tahunan sebesar Rp9.517 triliun per tahun. Total kebutuhan investasi itu akan dicari dari berbagai sumber, mulai dari Pemerintah, BUMN (Badan Usaha Milik Negara), hingga swasta.

Baca Juga: Dikuasai Asing, Kucuran Investasi di Kuartal III/2024 Masuk Rp431,48 Triliun

"Total kebutuhan investasi selama 5 tahun kedepan 2025 - 2029 adalah sekitar Rp47.587,3 triliun, atau secara rerata sekitar Rp9.517 triliun per tahun," ujarnya di Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Lebih lanjut, Siliwanti merinci sumber kebutuhan investasi jumbo itu terdiri dari investasi pemerintah sebesar 6,9% atau sekitar Rp3.282 triliun, investasi BUMN sebesar 6,4% atau setara Rp3.027,6 triliun, sedangkan investasi swasta/masyarakat sebesar 86,6% atau setara Rp41.277 triliun.

Siliwanti mengatakan investasi tersebut diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada angka 8% dalam 5 tahun ke depan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menciptakan sumber pertumbuhan baru yang merata di seluruh Indonesia, dan meningkatkan sisi permintaan yang didukung oleh sektor rill, eksternal, fiskal, moneter, dan keuangan.

Menciptakan sumber pertumbuhan baru, Siliwanti menjelaskan, Pemerintah akan meningkatkan produktivitas pertanian untuk ketahanan pangan, hilirisasi dan industrialisasi sektor prioritas, serta industri pertahanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved