alexametrics

Melonjak 50%, Ekspor Bijih Nikel di 2019 Capai 30,1 Juta Ton

loading...
Melonjak 50%, Ekspor Bijih Nikel di 2019 Capai 30,1 Juta Ton
Ekspor bijih nikel di 2019 meningkat 50% mencapai 30,1 juta ton. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Realisasi ekspor bijih nikel pada 2019 mengalami peningkatan sebesar 50% mencapai 30,1 juta ton, dibandingkan tahun 2018 yang sebesar 20 juta ton. Realisasi itu tidak melebihi target kuota yang telah direkomendasikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebanyak 30,9 juta ton.

Menurut Direktur Pembinaan dan Pengusahaan pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Yunus Saefulhak, rekomendasi ekspor tersebut telah diterbitkan sebelum ekspor bijih nikel dilarang mulai 1 Januari 2020. Keputusan larangan ekspor telah diatur melalui Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 11 Tahun 2019.

"Sesuai peraturan yang telah ditetapkan per 1 Januari 2020 tidak ada lagi ekspor. Kami sudah menyurati Kementerian Perdagangan untuk dilarang," kata Yunus saat ditemui dikantor Ditjen Minerba, Jakarta, Kamis (23/1/2020).



Di sisi lain, imbuhnya, untuk ekspor nikel matte pada 2019 mencapai sebanyak 64.000 ton menurun dibandingkan tahun 2018 sebesar 75.000 ton. Sementara untuk ekspor feronikel pada 2019 mencapai sebesar 1,1 juta ton meningkat dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 573.000 ton.

Tidak hanya itu, realisasi nikel pig iron tahun 2019 mencapai 130.000 ton menurun dibandingkan tahun 2018 sebanyak 323.000 ton.

Sedangkan dari sisi produksi bijih nikel pada 2019 sebesar 52,8 juta ton meningkat dibandingkan tahun 2018 sebanyak 22,1 juta ton. Untuk realiasi produksi nikel matte pada 2019 sebesar 65.000 ton menurun dibandingkan tahun sebelumnya 75.000 ton.

Sedangkan realisasi produksi feronikel sebesar 1,1 juta ton meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 573.000 ton. Sedangkan untuk produksi nikel pig iron pada 2019 mencapai sebesar 692.000 ton mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 323.000 ton.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak