alexametrics

Duduki Komisaris Garuda, Ini Jawaban Yenny Wahid Soal Tudingan Bagi-bagi Jabatan

loading...
Duduki Komisaris Garuda, Ini Jawaban Yenny Wahid Soal Tudingan Bagi-bagi Jabatan
Yenny Wahid merespons soal tudingan beberapa pihak soal bagi-bagi jabatan dalam pemilihan direksi dan komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Foto/Rakhmatulloh
A+ A-
JAKARTA - Yenny Wahid merespons soal tudingan beberapa pihak soal bagi-bagi jabatan dalam pemilihan direksi dan komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Lebih lanjut Ia menyakini, pemilihan sosok yang masuk dalam jajaran direksi baru Garuda Indonesia didasarkan atas profesionalitas.

"Kalo saya lihat semua membawa profesionalitas. Saya sendiri mengelola beberapa perusahaan, walaupun tidak pernah gembar-gembor ke publik," ujar Yenny Wahid di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

(Baca Juga: Yenny Wahid di Jajaran Komisaris Garuda, Menteri Erick: Wakil Publik)



Lebih lanjut Ia juga menjelaskan, alasannya menerima jabatan Komisaris Independen Garuda Indonesia, lantaran didasari dengan kecintaan terhadap maskapai pelat merah itu yang menurutnya telah menjadi ikon bersama rakyat Indonesia. Dirinya berharap kemampuan yang dimilikinya bisa memberikan kontribusi terhadap perbaikan kinerja Garuda ke depannya.

"Jadi saya berharap pengalaman dalam berbagai bidang, termasuk mengelola beberapa perusahaan itu kemudian bisa memberikan bantuan. Ditambah memberikan perspektif untuk terciptanya tata kelola perusahaan yang lebih baik lagi," pungkasnya.

(Baca Juga: Ada Yenny Wahid dan Triawan Munaf, Erick Bantah Bagi-bagi Jabatan di Garuda)

Seperti diketahui belakangan Garuda Indonesia menjadi sorotan, usai terjerat kasus dugaan penyelundupan komponen Harley-Davidson dan sepeda Brompton. Barang selundupan itu diduga diterbangkan melalui pesawat pesanan jenis Airbus A330-900 yang diterbangkan dari Toulouse, Prancis pada Desember 2019 lalu.

Tak hanya pelanggaran good corporate governance (GCG), Garuda Indonesia juga memiliki banyak permasalahan lainnya yakni kisruh manajemen dan pekerja hingga kinerja keuangan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak