alexametrics

Rupiah Ditutup Kokoh, Yen Melompat Saat Yuan China Jatuh

loading...
Rupiah Ditutup Kokoh, Yen Melompat Saat Yuan China Jatuh
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Kamis (23/1/2020) ditutup kokoh pada zona hijau untuk melengkapi tren positif sepanjang hari ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Kamis (23/1/2020) ditutup kokoh pada zona hijau untuk melengkapi tren positif sepanjang hari ini. Perbaikan kurs rupiah mengiringi lompatan Yen Jepang ketika Yuan China jatuh saat investor mencemaskan penyebaran viruc corona.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merangkak naik pada level Rp13.610/USD di akhir sesi atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp13.643/USD. Laju positif kurs rupiah menjelang akhir pekan bergerak pada kisaran Rp13.610 hingga Rp13.674/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange terdongkrak menjadi Rp13.639 per USD dari sesi penutupan kemarin yang bertengger di Rp13.646/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp13.609-Rp13.641/USD.



Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat menujukkan penguatan yakni Rp13.665/USD. Raihan tersebut terjadi saat tekanan global masih membayangi pergerakan mata uang Garuda usai kemarin bertengger pada posisi Rp13.680/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau ke posisi Rp13.626 per USD untuk mengakhiri perdagangan dengan lanjutan tren positif. Posisi ini memperlihatkan rupiah terus bangkit usai kemarin berada di Rp13.678/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Yen Jepang terus menguat ketika Yuan China ambruk ke posisi terendah dalam dua pekan saat investor mencemaskan terkait penyebaran virus Corona. Sementara Euro cenderung bergerak stabil menjelang pertemuan bank sentral Eropa.

Yen reli mencapai sebesar 0,3% untuk berada di level 109,57 setelah sebelumnya mencapai 109,50 yen per dolar, atau terkuat sejak 13 Januari. Sedangkan dolar memperoleh tambahan 0,3% versus Yuan China dalam perdagangan offshore menjadi 6,9351. Kini telah kehilangan lebih dari 1% dari posisi terbaiknya dalam enam bulan di awal pekan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak