alexametrics

Menteri Erick Pelototi Kinerja Direksi Lama Garuda Indonesia

loading...
Menteri Erick Pelototi Kinerja Direksi Lama Garuda Indonesia
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan kesempatan pada direksi lama PT Garuda Indonesia untuk membuktikan kinerjanya. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan kesempatan pada direksi lama PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) untuk membuktikan kinerjanya. Sebelumnya seperti diketahui jajaran direksi lama telah dicopot terkait kasus penyelundupan.Adapun beberapa orang lama yang masih menjabat di jajaran direksi Garuda Indonesia adalah Fuad Rizal, direktur keuangan dan manajemen; Tumpal Manumpak Hutapea, direktur operasi; dan Aryaperwira Adileksana, direktur human capital. "Ya nanti biarkan saja beri kesempatan bekerja, dari direksinya diberi kesempatan bekerja, dan tentu diawasi," ujar Erick di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Sebelumnya, jajaran direksi baru PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah diputusakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Beberapa nama yang dikenal publik menduduki kursi direksi dan komisaris perseroan, setelah Garuda Indonesia terjerat beragam masalah mulai dari kasus dugaan penyelundupan komponen Harley-Davidson dan sepeda Brompton.

Hingga pelanggaran good corporate governance (GCG) dan memiliki banyak permasalahan lainnya yakni kisruh manajemen dan pekerja hingga kinerja keuangan. Dalam RUPSLB yang digelar, Rabu (22/1/2020) dihadiri oleh dua direksi, salah satunya Fuad Rizal yang menggantikan sementara kursi Ari sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama.



Dalam rapat tersebut Irfan Setiaputra ditunjuk menjadi Direktur Utama Garuda Indonesiamenggantikan Ari Askhara yang tersandung skandal penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton. Di jajaran komisaris, ada nama Triawan Munaf dan Yenny Wahid. Selain itu, ada juga nama Chairal Tanjung, Elisa Lumbantoruan, dan Peter F Gontha.

Sedangkan, Direktur Utama yakni Dony Oskaria, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko lalu Fuad Rizal, Direktur Operasi yakni Tumpal Manumpak Hutapea, Direktur Human Capital yang diduki Aryaperwira Adileksana, serta Direktur Teknik Rahmat Hanafi, Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT yak i Ade R. Susardi dan Direktur Niaga dan Kargo sebagai M. Rizal Pahlevi.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak