alexametrics

Volume Transaksi AgenBRILink Capai Rp673 Triliun di 2019

loading...
Volume Transaksi AgenBRILink Capai Rp673 Triliun di 2019
Bank BRI mencatat, per hari sebanyak 56 orang bergabung menjadi Agen BRILink. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Sepanjang tahun 2019, layanan branchless banking milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) atau yang biasa disebut Agen BRILink mampu mencatatkan volume transaksi sebesar Rp673 triliun. Pada akhir Desember 2019 tercatat 422.160 orang telah menjadi Agen BRILink di seluruh Indonesia, tumbuh dari posisi akhir Desember 2018 sebanyak 401.550.

"Artinya, per hari sebanyak 56 orang bergabung menjadi Agen BRILink," ujar Direktur Utama BRI Sunarso di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Sementara itu, sepanjang Januari hingga Desember 2019, Agen BRILink berhasil memproses 521 juta transaksi finansial. Apabila dibagi dengan jumlah hari kalender sebanyak 365 hari, maka terdapat lebih dari 1,4 juta transaksi finansial per hari atau 59 ribu transaksi per jam.



Dia melanjutkan, pertumbuhan kinerja Agen BRILink yang kuat membuat fee based income yang dihasilkan tumbuh 75,7% (year on year). Dari Rp448,82 miliar di akhir tahun 2018 menjadi Rp788,71 miliar di akhir 2019.

Menurut Sunarso, peran Agen BRILink di tengah masyarakat nyatanya tidak hanya menyediakan layanan transaksi perbankan semata. "Agen BRILink juga memfasilitasi masyarakat yang ingin mendapatkan akses asuransi mikro milik BRI yang disebut AM-KKM (Asuransi Mikro-Kecelakaan, Kesehatan dan Meninggal Dunia)," ungkapnya.

Selain itu Agen BRILink berperan dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah, berlaku sebagai agen penyalur Bantuan Sosial Non Tunai dan sarana pembayaran zakat untuk mendukung program Inklusi Zakat. Dia menuturkan, keberadaan Agen BRILink nyata terasa manfaatnya terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).

Saat ini keberadaannya sudah merambah di 51.661 desa di seluruh penjuru negeri. Sementara transaksi finansial yang sering dilakukan masyarakat diantaranya transfer (39%), setoran tunai (25%) dan tarik tunai (8%) serta pembayaran PLN (8%).
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak