alexametrics

Riset Mandiri Sekuritas: IHSG Berpeluang Capai 6.875 di 2020

loading...
Riset Mandiri Sekuritas: IHSG Berpeluang Capai 6.875 di 2020
Direktur Mandiri Sekuritas Silva Halim dan Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro di acara Mandiri Investment Forum di Jakarta, Senin (27/1/2020). Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Riset Mandiri Sekuritas menyebutkan, peluang investasi yang potensial pada tahun ini adalah melalui pasar modal Indonesia. Tim Riset Mandiri Sekuritas memproyeksikan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada tahun 2020 akan mencapai 6.875.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2019 IHSG hanya tumbuh 1,7% ke level 6.299,54 di akhir perdagangan tahun lalu. Sementara, pada perdagangan hari ini IHSG bergerak di level 6.195,9.

Kendati demikian, Direktur Mandiri Sekuritas Silva Halim optimistis pasar modal tahun ini akan menggeliat naik. "Kami melihat tiga tema besar di tahun 2020 yang menjadi katalis pertumbuhan pasar modal Indonesia, yaitu reformasi kebijakan, konsolidasi industri, serta pergeseran tren dari konsumsi ke investasi," kata Silva di Jakarta, Senin (27/1/2020).



Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro melanjutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 diprediksi hanya akan mencapai 5,06% atau sedikit melambat dibandingkan tahun 2018. Perlambatan terjadi sebagai dampak menurunnya pertumbuhan ekonomi dunia akibat perang dagang.

"Meskipun demikian, perlambatan yang dialami Indonesia relatif masih lebih baik dibandingkan sebagian besar negara emerging market lainnya," jelasnya.

Tahun ini, pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3%. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah akan mendorong investasi di berbagai sektor ekonomi. "Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan iklim investasi adalah melalui implementasi Omnibus Law yang saat ini tengah dirumuskan," tuturnya.

Menurut Andry, perlu strategi dan dukungan semua pihak agar target pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat terealisasi. "Atas dasar itulah Bank Mandiri terdorong untuk mempertemukan investor dengan pemangku kepentingan agar pembangunan ekonomi berjalan dengan baik," imbuhnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak