alexametrics

Mentan Syahrul Sebut Kenaikan Harga Cabai Rawit Masih Wajar

loading...
Mentan Syahrul Sebut Kenaikan Harga Cabai Rawit Masih Wajar
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto/Dok.
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menilai kenaikan harga cabai rawit yang terjadi di beberapa daerah belakangan ini, masih dalam taraf wajar. Syahrul mengatakan fluktuasi harga cabai rawit dipengaruhi banyaknya permintaan pada momentum khusus.

"Kenyataan di lapangan tidak seperti itu (kenaikan harga cabai rawit) tapi memang supply-demand berpengaruh. Dan kenaikan ini masih dalam kisaran yang kita perkirakan," kata Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Mentan menerangkan bahwa produksi cabai rawit secara nasional saat ini masih dalam kategori aman meskipun berhadapan dengan cuaca musim hujan yang cukup ekstrem.



"Sementara masih dalam kisaran yang masih normatif, belum intervensi yang berlebihan, paling-paling kita lihat daerah mana yang perlu diantisipasi kalau itu diperlukan," katanya.

Syahrul menuturkan intervensi harga komoditas pangan tak bisa dilakukan tergesa-gesa. Karena intervensi harga dinilai bakal merugikan petani.

"Kenaikan masih dalam posisi kisaran normatif atas supply-demand, kalau intervensi cepat-cepat petani yang mendapatkan harga yang baik juga akan merasa kita batasi," tandasnya.

Sebagai informasi, harga cabai rawit pada pekan terakhir Januari semakin "pedas". Harga cabai rawit di Pasar Induk Kramat Jati, melonjak hingga Rp85.000 per kilogram, padahal biasanya berada di kisaran Rp22.000 per kilogram.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak