Elon Musk Membandingkan Miliarder George Soros dengan Penjahat di Star Wars

Senin, 06 Januari 2025 - 07:08 WIB
loading...
Elon Musk Membandingkan...
Orang terkaya di dunia saat ini, Elon Musk menyamakan miliarder George Soros dengan Kaisar Palpatine, yang juga dikenal sebagai Darth Sidious, pejahat utama dalam film Star Wars. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Orang terkaya di dunia saat ini, Elon Musk menyamakan miliarder George Soros dengan Kaisar Palpatine, yang juga dikenal sebagai Darth Sidious, pejahat utama dalam film Star Wars. Sindiran Musk merespons penghargaan Presidential Medal of Freedom atau Medali Kebebasan dari Presiden Amerika Serikat, Joe Biden yang diberikan kepada George Soros.

Seperti diketahui dalam beberapa bulan terakhir, Musk muncul sebagai pendukung yang makin vokal Presiden terpilih Donald Trump. Bahkan Musk mendapatkan jabatan untuk memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE).

Baca Juga: Biden Berikan Presidential Medal of Freedom kepada 19 Orang: Hillary Clinton, Bono, Messi, hingga Soros

Dalam sebuah postingan Musk di X (dulunya Twitter), muncul kolase yang menggambarkan Presiden Biden menganugerahkan penghargaan kepada pejahat utama dalam film Star Wars. Keterangan foto kolase yang diposting Musk berbunyi: "George Soros terlihat cukup bagus di sini. Pasti pencahayaannya."

Elon Musk Membandingkan Miliarder George Soros dengan Penjahat di Star Wars


Sindiran Musk terhadap Soros tidak terjadi hanya kali ini saja. Sebelumnya Musk juga pernah membandingkan miliarder berusia 94 tahun itu dengan Magneto –penjahat utama dalam seri buku komik X-Men Marvel–.

Sebagai informasi Presidential Medal of Freedom adalah penghargaan sipil tertinggi yang diberikan oleh Presiden Amerika Serikat, setara dengan Congressional Gold Medal. Penghargaan ini diberikan kepada orang-orang yang dinilai telah berjasa secara khusus kepada keamanan atau kepentingan nasional Amerika Serikat, perdamaian dunia, hingga kebudayaan.

Meski begitu, beberapa nama lain yang menerima penghargaan dinilai bersifat lebih politis. Mereka adalah miliarder sayap kiri George Soros dan Hillary Clinton, mantan ibu negara, senator, dan menteri luar negeri AS yang kalah dari Donald Trump pada Pilpres AS 2016.

Soros, yang melalui propaganda dan jaringan medianya telah mendukung kudeta dan revolusi di berbagai negara, tidak menghadiri upacara tersebut, melainkan diwakili putranya Alex untuk menerima penghargaan atas namanya.

Menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Gedung Putih, "melalui jaringan yayasan, mitra, dan proyeknya di lebih dari 120 negara, Soros fokus pada inisiatif global yang memperkuat demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan, dan keadilan sosial."

Dalam sebuah postingan di X, Soros menulis: "Sebagai seorang imigran yang menemukan kebebasan dan kemakmuran di Amerika, saya sangat tersentuh oleh kehormatan ini."

Sementara itu miliarder Soros kerap dituding oleh para kritikus atas perannya dalam keruntuhan pound Inggris pada tahun 1992 dan dalam krisis keuangan Thailand lima tahun kemudian.

Baca Juga: Elon Musk: George Soros Benci Kemanusiaan, Mengingatkan pada Magneto

Melalui jaringan Open Society Foundations miliknya, pengusaha ini telah secara aktif berusaha untuk memengaruhi proses politik di berbagai negara di seluruh dunia. Kegiatannya telah dilarang di beberapa negara, termasuk Rusia, Pakistan dan Filipina.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Trump Bawa Pasukan Miliarder...
Trump Bawa Pasukan Miliarder Terkaya Rp15.097 Triliun ke China, Apa Misinya ke Beijing?
Daftar Teratas Keluarga...
Daftar Teratas Keluarga Arab Terkaya di 2026, Dinasti Asal UEA Punya Harta Rp296,3 Triliun
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Rekomendasi
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Berita Terkini
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved