alexametrics

Bahlil Lahadalia Ajak Jadi Pengusaha dengan Kategori By Design

loading...
Bahlil Lahadalia Ajak Jadi Pengusaha dengan Kategori By Design
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menekankan, pentingnya untuk melahirkan pengusaha-pengusaha yang lebih banyak sehingga tidak hanya itu-itu saja. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya, menciptakan pengusaha baru dalam upaya memperluas lapangan kerja seiring dengan banyaknya kemudahan yang diberikan pemerintah. Hal ini disampaikan di depan 1.991 wisudawan dalam acara Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) ke-70 dan Wisuda Program Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor di Balairung UI Depok.

“Walaupun Bapak dan Ibu belum lulus, tetap bisa mendirikan usaha menjadi entrepreneur. Izinnya sekarang dipermudah, semua di BKPM. Hal ini penting agar mengurangi pengangguran. Jangan sampai para lulusan yang baik-baik ini menjadi pengangguran intelektual,” ujar Bahlil di Jakarta, Sabtu (1/2).

Dengan terlaksananya Inpres Nomor 7/2019 pada Bulan Februari 2020 maka di BKPM akan ada 25 perwakilan Kementerian/Lembaga (K/L) yang memberikan izin investasi kepada pengusaha. Jadi pengusaha tidak perlu ‘tawaf’ ke K/L untuk mendapatkan izin.



“Hal ini penting untuk melahirkan pengusaha-pengusaha yang lebih banyak, agar tidak hanya yang itu-itu saja. Di Indonesia itu ada dia kategori pengusaha by nasib dan by nasab. Sekarang perlu ditambah adalah ‘pengusaha by design," tegas Bahlil.

Lebih lanjut Kepala BKPM mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan terima kasih dapat menjadi bagian dari keluarga besar UI di pagi ini. “Semua pelajar di Indonesia ini pasti ingin maksud UI, termasuk saya ini dulu pengen juga jadi mahasiswa di UI,” ungkapnya.

Bahlil menyampaikan, bahwa lulusan UI memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan daya saing bangsa. "UI itu seperti Teh Sosro, siapapun Presidennya, biasanya pengatur ekonomi jebolan UI. Seperti senior-senior saya, Ibu Sri Mulyani, Pak Chatib Basri, Pak Mahendra," tandasnya
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak