alexametrics

Penerbangan ke China Dihentikan, Pemerintah Fasilitasi Perpanjang Visa Overstay

loading...
Penerbangan ke China Dihentikan, Pemerintah Fasilitasi Perpanjang Visa Overstay
Pemerintah memastikan akan memberikan layanan perpanjangan visa overstay bagi warga negara China, ketika penerbangan dari dan ke China mulai besok dihentikan. Foto/Dok
A+ A-
BOGOR - Pemerintah memastikan akan memberikan layanan perpanjangan visa overstay bagi warga negara China baik yang tengah bekerja maupun berwisata di Tanah Air. Fasilitas ini diberikan setelah pemerintah resmi menghentikan penerbangan dari dan ke China mulai besok. Seperti diketahui penghentian penerbangan ini sebagai antispasi mencegah penyebaran wabah virus corona.

"Terkait dengan tenaga kerja atau turis dari China yang ke Indonesia, bagi yang mereka belum sempat pulang. Pemerintah akan fasilitas perpanjangan visa overstay. Itu yang akan difasilitas overstay sampai sebulan akan difasilitasi,” kata Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (4/2/2020).

Sambung Menko menerangkan, mulai besok pemerintah resmi menghentikan penerbangan dari dan ke China. Selain itu akan dikeluarkan juga kebijakan-kebijakan terkait keimigrasian. "Bahwa mereka yang dari China untuk dibatasi singgah ke Indonesia,” tuturnya.



Airkangga menambahkan, kebijakan ini akan dimonitor setiap dua minggu di bulan Februari. Selain itu pemerintah juga akan membuat hotline di sembilan Kementerian terkait informasi virus corona. "(Diantaranya) di Kemenhub, Kemenkes, Kemenaker, BPOM, Kemenkes, terutama Bea Cukai,” ungkapnya

Sementara Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan, penerbangan dari dan ke Cina dihentikan besok. Dia mengatakan akan melakukan pertemuan dengan maskapai baik dalam maupun luar negeri terkait kebijakan ini. “Ya pertemuan dengan maskapai dalam negeri dan maskapai dari luar itu, besok,” ujar Menhub.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak