Dukung Pasar Kripto di Indonesia, Fasset Hadir dengan Pendekatan Syariah
Kamis, 16 Januari 2025 - 16:59 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Fasset, platform pertukaran aset kripto yang berkomitmen pada prinsip Syariah semakin memperkuat kehadirannya di Indonesia dengan membawa pendekatan yang berbeda. Dalam acara Media Lunch yang diselenggarakan di Jakarta Pusat, Fasset memperkenalkan visi dan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan pasar aset kripto di Indonesia yang berkembang secara masif.
Berdasarkan laporan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), nilai transaksi aset kripto di Indonesia telah mencapai Rp 556,53 triliun sepanjang Januari 2024 sampai November 2024. Nilai ini meningkat 356,16 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp122 triliun. Jumlah pelanggan aset kripto hingga November 2024 mencapai 22,1 juta pelanggan.
"Tidak hanya karena perkembangan pasar aset kripto nya yang pesat, kami menargetkan Indonesia menjadi fokus utama karena Indonesia juga merupakan salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan geliat pasar investasi Syariah yang terus berkembang pesat", ujar Mohammad Raafi Hossain selaku CEO Fasset pada acara Media Lunch pada Kamis, 16 Januari 2025.
Berbasis di Dubai, Fasset beroperasi dengan prinsip Syariah, di mana seluruh aset digital yang tersedia telah melalui proses kurasi oleh Mufti Faraz Adam, seorang ulama Syariah ternama dan pimpinan firma penasihat Syariah global, Amanah Advisors.
Pencapaian Fasset di 2024
Tahun 2024 menjadi momen penting bagi Fasset untuk terus berinovasi dan meningkatkan fitur layanannya. Berbeda dengan platform pertukaran aset kripto pada umumnya, Fasset meluncurkan fitur unik bernama Crypto Bundles pada bulan Oktober lalu.
Berdasarkan laporan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), nilai transaksi aset kripto di Indonesia telah mencapai Rp 556,53 triliun sepanjang Januari 2024 sampai November 2024. Nilai ini meningkat 356,16 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp122 triliun. Jumlah pelanggan aset kripto hingga November 2024 mencapai 22,1 juta pelanggan.
"Tidak hanya karena perkembangan pasar aset kripto nya yang pesat, kami menargetkan Indonesia menjadi fokus utama karena Indonesia juga merupakan salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan geliat pasar investasi Syariah yang terus berkembang pesat", ujar Mohammad Raafi Hossain selaku CEO Fasset pada acara Media Lunch pada Kamis, 16 Januari 2025.
Berbasis di Dubai, Fasset beroperasi dengan prinsip Syariah, di mana seluruh aset digital yang tersedia telah melalui proses kurasi oleh Mufti Faraz Adam, seorang ulama Syariah ternama dan pimpinan firma penasihat Syariah global, Amanah Advisors.
Pencapaian Fasset di 2024
Tahun 2024 menjadi momen penting bagi Fasset untuk terus berinovasi dan meningkatkan fitur layanannya. Berbeda dengan platform pertukaran aset kripto pada umumnya, Fasset meluncurkan fitur unik bernama Crypto Bundles pada bulan Oktober lalu.
Lihat Juga :