alexametrics

Pacu Wisata Domestik, PHRI Luncurkan Viwi Nusantara Shocking Deals 2020

loading...
Pacu Wisata Domestik, PHRI Luncurkan Viwi Nusantara Shocking Deals 2020
Peluncuran Viwi Nusantara Shocking Deal 2020 di sela-sela Munas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ke-17 di Karawang, Senin (10/2/2020). Foto/Dok Kemenparekraf
A+ A-
JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) meluncurkan Visit Wonderful Indonesia (Viwi) Nusantara Shocking Deals 2020 untuk menggairahkan wisata domestik di Tanah Air. Melalui inovasi ini diharapkan kegiatan usaha pariwisata tetap menggeliat di tengah lesunya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) imbas wabah virus corona.

Peluncuran Viwi Nusantara Shocking Deals 2020 dilakukan di sela Musyawarah Nasional (Munas) PHRI ke-17 yang digelar di Karawang, Jawa Barat, hari ini.

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam sambutannya mengajak PHRI dan seluruh pemangku kepentingan di bidang pariwisata untuk terus melakukan inovasi dalam mengantisipasi turunnya angka kunjungan wisman akibat mewabahnya virus corona.



“Caranya dengan mengembangkan strategi untuk meningkatkan wisatawan domestik sebagai tulang punggung industri perhotelan dan memanfaatkan ‘carrying capacity’ fasilitas hotel pada saat low season,” ujarnya di Karawang, Senin (10/2/2020).

Wapres juga mendorong agar PHRI bisa mengemas paket-paket hotel yang dipadukan dengan konvensi atau atraksi yang menarik untuk masyarakat, kalangan pemerintah dan non pemerintah, kalangan bisnis, hingga komunitas. Serta lebih memanfaatkan digital platform untuk promosi dan lain sebaginya.

“Hal itu dalam rangka menggerakkan kembali pariwisata domestik. Saya mendukung penuh dan menyampaikan apresiasi yang tinggi pada PHRI dan pelaku pariwisata yang meluncurkan Viwi Nusantara Shocking Deal 2020,” tuturnya.

Ketua PHRI Hariyadi Sukamdani menjelaskan, Viwi Nusantara Schoking Deals 2020 merupakan program yang diinisiasi oleh hotel dan restoran, tur operator, travel agent, transportasi/airline, taman hiburan, properti, serta industri terkait pariwisata lainnya melalui asosiasi-asosiasi yang langsung maupun tidak langsung terhubung.

Program ini menawarkan harga paket wisata yang terendah meliputi tiket pesawat, kamar hotel, tur, tiket rekreasi, transportasi darat dan laut, serta diskon menarik dari pusat perbelanjaan dan toko-toko ritel sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan mobilisasi wisatawan nusantara (wisnus).

"Momentum kali ini, Viwi Nusantara Schoking Deals 2020 sejalan dengan harapan Wapres RI yang ingin meningkatkan perjalanan wisata khususnya di sektor domestik (wisnus). Pada Munas PHRI kali ini ada semacam pengumuman untuk memunculkan paket-paket wisata domestic traveler," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengajak seluruh anggota PHRI untuk membangun ekosistem pariwisata yang kondusif. Pasalnya, sektor pariwisata saat ini ditargetkan pemerintah untuk mampu menjadi penghasil devisa terbesar bagi Indonesia.

“Kepada rekan-rekan PHRI, berbicara mengenai industri pariwisata tidak bisa hanya bicara soal pemasaran atau promosi saja tetapi juga bicara soal ekosistem. Ekosistem pariwisatanya juga perlu dikembangkan. Seperti soal konektivitas, keamanan dan keselamatan, kapasitas kursi transportasi menuju ke Indonesia, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Dia berharap PHRI bisa meningkatkan kualitas Industri pariwisata di tanah air serta bisa mengayomi seluruh anggotanya untuk memajukan kegiatannya terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Memang banyak hal yang perlu ditingkatkan dan menjadi PR kita bersama. Namun saya optimis, jika dilakukan bersama-sama kita bisa mewujudkan industri pariwisata yang maju di Indonesia. Dan saya apresiasi PHRI yang menjadi mitra Kemenparekraf selama ini yang meluncurkan Viwi Nusantara Schoking Deals 2020,” katanya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak