Tingkatkan Kinerja, DNR Corporation Fokus Digitalisasi dan Perkuat Mitra Bisnis

Jum'at, 31 Januari 2025 - 17:40 WIB
loading...
Tingkatkan Kinerja,...
Yohanes Agus Mulyono (Komisaris Indepenen), Salvona T. Situmeang (Direktur), Gary J. Tanoesoedibjo (Direktur) dalam Paparan Publik pada Jumat (31/1/2025). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Dosni Roha Indonesia Tbk (Perseroan) atau DNR Corporation melaksanakan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan fundamental bisnis di 2025. Sejumlah inisiatif tersebut antara lain penambahan prinsipal baru, penyelarasan portofolio produk yang lebih profitabel (high margin), restrukturisasi organisasi, efisiensi operasional, digitalisasi, dan restrukturisasi keuangan.

"Di 2025, anak-anak usaha akan secara masif menambah jumlah prinsipal atau mitra kerja yang memberikan margin lebih menguntungkan untuk masing-masing anak usaha, seperti industri alat kesehatan untuk DNR Distribution. Dari sisi korporat, Manajemen tengah berupaya merestrukturisasi keuangan dengan merestrukturisasi utang dan penambahan modal kerja dari investor," ungkap Rudy Tanoesoedibjo, CEO DNR Corporation dalam acara Paparan Publik pada Jumat (31/1/2025).

Baca Juga: Kupas Tuntas MotionTrade bersama Mentor Sahamology di IG Live MNC Sekuritas

Berbagai inisiatif ini dilakukan di ketiga lini bisnis DNR Corporation, yakni Distribusi, Logistik dan eLogistik guna memperbaiki kinerja bisnis grup secara keseluruhan. Saat ini, ketiga lini bisnis DNR Corporation dikelola oleh anak-anak usahanya, antara lain lini Distribusi oleh PT Dos Ni Roha (DNR Distribution), lini Logistik oleh PT Dosni Roha Logistik (DNR Logistics), dan lini e-Logistik oleh PT StoreSend eLogistik Indonesia (StoreSend Indonesia).

Rudy mengatakan pada 2024, ketiga anak usaha DNR Corporation menghadapi tantangan bisnis yang tidak mudah. Sejumlah perbaikan fundamental di internal perusahaan di tahun 2024 belum dapat menahan laju penurunan kinerja keuangan Perseroan, di mana pada November 2024 perseroan membukukan (estimasi) pendapatan sebesar Rp492,1 miliar, EBITDA sebesar minus Rp204,8 miliar dan Laba Bersih sebesar minus Rp310,6 miliar.

"Kinerja ketiga elemen ini turun dibanding periode yang sama di tahun 2023. Oleh karenanya, dalam aspek keuangan, manajemen bersama dengan pemegang saham Pengendali tengah mengupayakan penambahan modal kerja untuk mendorong peningkatan operasional dan penjualan anak-anak usaha," kata dia.

Untuk membangkitkan kinerja bisnis Perseroan di tahun 2025, Perseroan melalui anakanak usahanya telah menetapkan strategi dan rencana aksi di setiap lini bisnis. Pada bisnis Distribusi, DNR Distribution akan mendorong peningkatan penjualan dengan menambah prinsipal baru, pengembangan bisnis grosir, dan meningkatkan bisnis peralatan medis bermargin besar. DNR Distribution juga akan melanjutkan efisiensi biaya operasional melalui perampingan organsiasi, salah satunya dengan mempertahankan cabang-cabang yang lebih menguntungkan dan efisiensi biaya ekspedisi dan pergudangan.

Baca Juga: Kolaborasi MNC Life dan Binasentra Purna Dorong Literasi Asuransi di Indonesia

Selain itu, DNR Distribution juga meningkatkan produktivitas dengan memperbaiki sistem logistik, dan KPI Sales. Pada bisnis Logistik, DNR Logistics akan meningkatkan bisnis Hauling dengan menambah 60 unit truk secara bertahap, melakukan peremajaan truk dan mentargetkan kontrak kerja sama baru.

Untuk bisnis Inland Trucking (DPORT), perusahaan akan menambah jumlah pelanggan dengan kontrak jangka panjang dan peluncuran sistem transportasi digital baru. DNR Logistics juga akan meningkatkan bisnis Third Party Logistics dengan menambah kapasitas gudang, menambah diversifikasi barang dan pelanggan, serta menambah cold storage. Selain itu, DNR Logistics juga akan melakukan ekspansi bisnis berbasis project ke sektor swasta.

Sedangkan pada bisnis eLogistik, StoreSend Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan penjualan melalui akuisisi brand dan non brand, ekspansi ke kanal e-commerce baru, menambah layanan pendukung eCommerce, dan penambahan layanan inti jasa logistik. Perusahaan juga meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi OPEX COGS dan melakukan streamline HQ Operation.

Selain itu, StoreSend Indonesia juga membangun Warehouse Management System (WMS) dan Order Management System (OMS). Di tahun 2025, perusahaan juga akan melakukan rebranding dan repositioning terhadap bisnis perusahaan.

"Dengan berbagai pembenahan internal serta peningkatan layanan yang telah diterapkan sepanjang tahun 2024, ditambah dengan strategi dan rencana aksi yang akan dijalankan pada 2025, manajemen perseroan yakin bahwa DNR Corporation akan kembali berkembang dan mencapai kinerja positif di tahun 2025," tutup Rudy Tanoesoedibjo.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
KJRI Penang : Konektivitas...
KJRI Penang : Konektivitas BNCT, Belawan - Penang - Port - Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
Elektrifikasi Alat Bongkar...
Elektrifikasi Alat Bongkar Muat Dorong Kelancaran Logistik di Tanjung Priok
Era Baru Logistik Udara...
Era Baru Logistik Udara Dimulai Seiring Rampungnya Sertifikasi HY-100
Rekomendasi
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved