Trump dan BRICS Memanas, China Siap Hadapi Perang Dagang dengan AS

Minggu, 02 Februari 2025 - 07:34 WIB
loading...
Trump dan BRICS Memanas,...
China bersiap untuk menghadapi perang dagang dengan AS. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Di tengah kebuntuan dengan aliansi BRICS dan Barat, China bersiap untuk menghadapi perang dagang dengan AS. Sebagaimana diketahui, Presiden AS Donald Trump telah menegaskan kembali niatnya untuk mengenakan tarif pada aliansi ekonomi tersebut.

Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Trump meminta komitmen BRICS untuk tidak membuat mata uang tandingan melawan dolar AS. Namun, blok ini menegaskan bahwa mereka tidak akan menargetkan dolar AS.

Baca Juga: Rusia Sebut Program Iron Dome Trump Picu Perang Bintang

BRICS hanya ingin meningkatkan partisipasi ekonomi internasional dari negara-negara di belahan dunia selatan. Untuk melakukan hal itu, kelompok ini telah berusaha untuk meningkatkan penggunaan mata uang asli mereka sendiri dalam perdagangan global.

Beberapa bulan terakhir ini, ketegangan geopolitik antara AS dan negara-negara di belahan dunia selatan semakin memanas. "China berharap yang terbaik dan bersiap untuk yang terburuk," ujar penasihat Pemerintah China, Henry Wang, kepada CBS News, Minggu (2/2/2025).

Baca Juga: Tak Pandang Bulu, Trump Ancam Gebuk Uni Eropa dengan Tarif

Para pejabat Beijing "sangat prihatin" dengan retorika Trump. Tarif 10% untuk barang-barang China yang diimpor ke AS mulai berlaku pada 1 Februari 2025.

Trump menegaskan bahwa tarif tersebut menjadi kekuatan besar bagi AS. Namun, menurut analis keadaan sekarang jauh berbeda dibandingkan tahun 2016. "Pada kenyataannya adalah bahwa China saat ini lebih produktif daripada ekonomi mana pun yang pernah ada," ujar analis riset Louis-Vincent Gave.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Rekomendasi
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Berita Terkini
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved