alexametrics

Nasabah Jiwasraya Ogah Dicicil, Tuntut Pengembalian Dana Dibayar Tunai

loading...
Nasabah Jiwasraya Ogah Dicicil, Tuntut Pengembalian Dana Dibayar Tunai
Para nasabah Jiwasraya menuntut untuk segera membayarkan klaim dibayar secara tunai dan tuntas bukan dengan cara dicicil. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Para nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menuntut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera membayarkan klaim yang selama ini masih menyangkut karena kasus gagal bayar perusahaan asuransi pelat merah itu. Salah satu nasabah Jiwasraya Ida Tumota, mengatakan pihaknya ingin dibayar secara tunai dan tuntas bukan dengan cara dicicil.

"Tuntutan kami adalah, bersama ini kami korban gagal bayar polis bancassurance Jiwasraya mendesak dan menuntut OJK RI untuk mengambil sikap dan kebijaksanaan agar dengan mekanisme dan cara apapun tunggakan klaim kami agar segera dibayar sekaligus, tunai dan tuntas. Demi menjaga pemulihan kepercayaan masyarakat kepada sistem keuangan di Republik Indonesia," ujar Ida usai menemui perwakilan OJK di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

(Baca Juga: Erick Thohir: Pembayaran Jiwasraya Akan Dicicil Mulai Februari)



Lebih lanjut Ia meminta agar keresahan para nasabah Jiwasraya dengan mendatangi gedung Soemitro Djojohadikusumo yang menjadi kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta Pusat bisa diteruskan kepada pemerintah. Kehadiran para nasabah ini sebagai upaya mendapatkan dana polis yang masih nyangkut karena gagal bayar.

"Mereka hanya menampung keluhan kami dan masih mau diteruskan lagi, sedangkan ini kan bukan pucuk pimpinan OJK. Jadi kami masih menunggu juga, semoga ada jawaban yang menenangkan buat nasabah," paparnya.

(Baca Juga: Nasabah Jiwasraya Melunak Usai Temui OJK, Pengembalian Dana Maret 2020)

Dia pun meminta kepada pemerintah agar tidak sembarangan memberikan pernyataan ke publik terkait rencana pembayaran polis nasabah Jiwasraya. Apalagi pernyataannya hanya berujung pada kekecewaan karena tidak ada kepastian kapan pembayaran polis produk JS Saving Plan dibayarkan. "Kita terus pantau, biar mereka juga jangan lupa dengan tugasnya, ini PR besar sebenarnya," tegasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak