alexametrics

Rupiah Tergelincir Saat IHSG Sesi I Kembali Tergerus

loading...
Rupiah Tergelincir Saat IHSG Sesi I Kembali Tergerus
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan sesi siang, Kamis (13/2/2020) tergelincir mengiringi IHSG yang juga berbalik melemah. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan sesi siang, Kamis (13/2/2020) tergelincir untuk menghentikan tren penguatan dalam beberapa hari terakhir. Merosotnya kurs rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga berbalik melemah dibandingkan pembukaan.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I menyusut ke posisi Rp13.679/USD atau sedikit lebih rendah dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.665/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.654 hingga Rp13.683/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini jatuh pada level Rp13.687 per USD untuk jadi sinyal pelemahan dibandingkan sesi penutupan, Rabu kemarin di posisi Rp13.674/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.672-Rp13.687/USD.



Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada zona merah di level Rp13.679/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah lesu dari posisi sebelumnya Rp13.659/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas justru menunjukkan rupiah berbanding terbalik dimana menguat ke posisi Rp13.683/USD. Raihan ini menjadi perlawanan kurs rupiah dari kemarin yang bertengger di Rp13.690/USD.

Di sisi lain, IHSG pada perdagangan siang berbalik ke zona merah usai kehilangan -39,79 poin yang setara -0,67% menjadi 5.873,29. Sebelumnya pada pembukaan, bursa saham Tanah Air memperlihatkan penguatan lewat kenaikan 7,110 poin atau 0,12% di poisisi 5.920,19 dari penutupan tengah pekan kemarin 5.913,08, Rabu (12/2).

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,72 triliun dengan 2,88 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp167,72 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,07 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp905,0 miliar. Tercatat 135 saham naik, 268 turun dan 139 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) dan PT Indospring Tbk. (INDS).
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak