alexametrics

Cetak Ribuan Entrepreneur, Bogasari Dorong Pengembangan UKM Kuliner

loading...
Cetak Ribuan Entrepreneur, Bogasari Dorong Pengembangan UKM Kuliner
Bogasari menggelar acara Gelegar Hadiah Bogasari Mitra Card (BMC) Tahap 2 dan penganugerahan Bogasari SME Award 2019 di Mal Festival Citilink, Kota Bandung. Foto/Arif Budianto
A+ A-
BANDUNG - PT Indofood Sukses Makmur Tbk melalui brand Bogasari terus mendorong pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia melalui inkubasi bisnis. Manajer SME dan BBC Bogasari Tike Beatrik Soedibio mengatakan, pihaknya terus mendorong masyarakat menjadi pelaku usaha, terutama kalangan milenial. Hal ini sejalan dengan tren milenial menjadi entreprenership.

"Makanya kami dorong agar mereka jadi bagian kita, menjadi entrepreneur. Apalagi mereka membutuhkan apresiasi dan dorongan. Makanya kami wadahi mereka untuk menjadi pengusaha," kata Tike di sela sela acara Gelegar Hadiah Bogasari Mitra Card (BMC) Tahap 2 dan penganugerahan Bogasari SME Award 2019 di Mal Festival Citilink, Kota Bandung, Minggu (16/2).

Salah satu acara yang menjadi unggulan adalah inkubasi bisnis Bogasari Making Center (BMC). Ajang ini menjadi tempat untuk mewadahi mereka yang ingin belajar menjadi pengusaha. Dimana setiap tahunnya menampung sekitar 10.000 hingga 15.000 orang, dengan range usia 25 sampai dengan 40 tahun.



"Dari ribuan peserta yang ikut pelatihan setiap tahunnya, sekitar 15% berhasil menjadi pengusaha. Mulai dari pengusaha kecil hingga menengah. Kami berharap, jumlahnya akan terus naik menjadi sekitar 20%," beber dia.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong agar mereka berkreasi menghasilkan produk kolaborasi dengan hasil pertanian lokal. Harapannya, produk kolaborasi itu semakin berkembang dalam keanekaragaman pangan yang menyerap komoditas pertanian lokal.

Senior Vice President Commercial Bogasari Ivo Ariawan mengatakan, berbagai kegiatan pembinaan UKM meliputi edukasi seputar produk, strategi promosi dan pemasaran, dan perijinan. Bentuknya bisa berupa seminar, pelatihan, festival kuliner, dan kunjungan pelanggan.

Dia mencontohkan, di tahun ini Bogasari akan kembali menggelar pelatihan bernama KIAT (Kunci Informasi dan Teknologi) di sekitar 20 kota. Selain itu, Bogasari juga akan menggelar festival mie dan jajanan, seperti yang berlangsung di 13 kota di tahun 2019 sebagai ajang promosi produk UKM.

"Bahkan untuk pengurusan perijinan seperti sertifikasi halal produk yang diwajibkan pemerintah. Bogasari akan memfasilitasi UKM seperti yang sudah diawali di tahun 2019 dengan pembuatan sertifikat halal produk untuk anggota UKM mie yang tergabung dalam Paguyuban Mie Tunggalrasa Garamiro," ujar Ivo.

Sementara terkait Gelegar Hadiah BMC Tahap 2, adalah sebagai bentuk apresiasi Bogasari atas kemitraannya dengan UKM yang menjadi anggota BMC. Program Gelegar Hadiah BMC yang berlangsung 2 kali setahun dengan skala nasional ini akan mengundi ratusan hadiah dengan hadiah utama 5 paket umrah. Hadiah lainnya adalah 5 sepeda motor niaga, 60 smartphone, 80 hand mixer dan 150 kupon belanja total senilai Rp 30 juta.

Sementara itu, penganugerahan Bogasari SME Award adalah program puncak pembinaan Bogasari terhadap UKM yang digelar setiap tahun dari sejak 2010. Dari tahun ke tahun, para peserta yang diseleksi menjadi nominator Bogasari SME Award ini tidak hanya bertambah tapi semakin meluas asal daerahnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak