alexametrics

IHSG Berpotensi Rebound Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan

loading...
IHSG Berpotensi Rebound Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diprediksi berbalik menguat (rebound), dibandingkan dengan penutupan Jumat lalu. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diprediksi berbalik menguat (rebound), dibandingkan dengan penutupan Jumat lalu. Dimana tercatat pada akhir pekan kemarin, bursa saham Tanah Air berpulang jatuh -5,01 atau -0,09% untuk berdiri di level 5.866,94.

(Baca Juga: IHSG Tergelincir di Sesi Penutupan, Bursa Asia Membaik)

Analis saham PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya mengatakan, potensi rebound IHSG tergambar jelang perilisan data neraca dagang Januari yang bakal diumumkan oleh Badan Pusat Statistik. "Pola pergerakan IHSG hari ini akan diwarnai oleh jelang rilis data perekonomian tentang neraca perdagangan," ujar William di Jakarta, Senin (17/2/2020).



Sambung dia menambahkan, data ekspor dan impor pada awal tahun ini diperkirakan akan berada dalam kondisi cukup stabil sehingga dapat memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG hari ini. Ia pun memprediksi IHSG akan berbalik menguat untuk mencetak level 6.000, dengan berpotensi bergerak di kisaran 5.821-6.024.

"Potensi pergerakan IHSG hari ini akan berpeluang bergerak di zona hijau," jelasnya.

Adapun menu saham hari ini yang patut dikoleksi yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia (BBCA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT Uniliver Indonesia (UNVR). Selanjutnya saham seperti PT Pakuwin Jati Tbk (PWON), PT Telkom Indonesia (TLKM), PT Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP), PT Jasa Marga Tbk (JSMR) hingga PT AKR Corporindo (AKRA) juga bisa dicermati.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak