alexametrics

Virus Corona Bisa Bikin Utang Luar Negeri Kembali Melambat

loading...
Virus Corona Bisa Bikin Utang Luar Negeri Kembali Melambat
Perlambatan Utang Luar Negeri (ULN) swasta diperkirakan masih akan terjadi di tahun 2020 ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir kuartal IV/2019 mengalami perlambatan. Posisi ULN pada akhir kuartal IV/2019 tercatat sebesar USD404,3 miliar atau sekitar Rp5.458 triliun (kurs Rp13.500/USD).

Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah menilai, pertumbuhan ULN melambat merupakan berita baik, khususnya karena perlambatan itu disebabkan utamanya oleh melambatnya pertumbuhan ULN swasta.

"Perlambatan utang swasta terus berlanjut dari kuartal sebelumnya. Pertumbuhan utang swasta pada akhir kuartal IV/2019 tercatat sebesar 6,5% secara tahunan (year-on-year/yoy)," ujar Piter saat dihubungi di Jakarta, Senin (17/2/2020).



Utang luar negeri memang sudah cukup lama terjaga dan cenderung menurun. Hal tersebut seiring dengan kebijakan pemerintah untuk mengutamakan penerbitan Surat Utang Negara (SUN) domestik. "Dengan melambatnya pertumbuhan utang swasta, risiko dari utang luar negeri bisa Lebih terjaga," ungkap dia.

Dengan adanya virus corona, perlambatan itu akan tetap berlangsung pada tahun 2020. Oleh karena itu diperkirakan perlambatan ULN swasta masih akan terjadi di tahun 2020 ini.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak