Apakah Efisiensi Anggaran Bakal Menggerus Target Dividen BUMN? Begini Pesan Legislator

Sabtu, 15 Februari 2025 - 18:35 WIB
loading...
Apakah Efisiensi Anggaran...
Anggota Komisi VI DPR mengingatkan, efisiensi anggaran tidak boleh menjadi hambatan bagi Kementerian BUMN dalam mencapai target dividen. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKS, Ismail Bachtiar menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi hambatan bagi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mencapai target dividen . Ismail berharap semangat Kementerian BUMN tetap terjaga dalam mendorong kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah.

"Kami berharap efisiensi anggaran tidak menurunkan semangat Kementerian BUMN dalam mencapai target dividen BUMN. Kami bangga dengan Menteri BUMN, Pak Erick," ujar Ismail saat rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/2/2025).

Baca Juga: 10 Besar BUMN Penyumbang Deviden Terbesar, Bank Ini Sumbang Rp25,7 Triliun

Ismail juga mengapresiasi capaian tingkat kepuasan publik terhadap Erick Thohir yang mencapai 88,5%. Menurutnya, angka tersebut tidak didapat dengan mudah, melainkan hasil dari kinerja nyata yang telah dilakukan Menteri BUMN.

"Saya ingin sampaikan apresiasi terhadap tingkat kepuasan publik sebesar 88,5 persen terhadap kinerja Pak Erick, tentu bukan hal yang gampang. Angka ini bapak dapatkan karena bapak memang berkinerja baik," lanjut Ismail.

Ia juga mengingatkan Erick Thohir pada 2020 memperkenalkan core values Akhlak yang berhasil meningkatkan performa dividen BUMN. Ismail berharap akan ada inovasi baru dari Erick untuk mempertahankan tren positif tersebut.

"Dulu saya ingat gebrakan Pak Erick pada 2020 melalui core values Akhlak, sebuah kata yang sangat powerfull dan membuat performa dividen meningkat. Masyarakat sekarang rindu, semoga ada gebrakan baru dari Pak Erick," ucap Ismail.
Senada dengan Ismail, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKB ,Nasim Khan juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Erick di Kementerian BUMN. Nasim menyebut Erick sebagai menteri yang spektakuler dan berharap kepemimpinannya terus menjadi kebanggaan bangsa.

"Yang saya banggakan dan menjadi harapan menjadi kebanggaan kami, di sini hadir Bapak Menteri spektakuler, Menteri Erick Thohir, yang kami harap jadi kebanggaan ke depan," ujar Nasim.

Nasim mengapresiasi keberhasilan Erick dalam membangun tata kelola perusahaan BUMN yang baik melalui prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik.

"Pak Erick sudah berhasil menciptakan sejarah good corporate governance (GCG)dalam BUMN yang berAkhlak. InsyaAllah, semoga holding dan subholding juga mampu menerapkan core values, Akhlak," kata Nasim.

Menanggapi berbagai masukan dari anggota Komisi VI, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan, untuk mencapai target dividen BUMN. Erick mengungkapkan dividen atas kinerja BUMN pada 2023 yang ditargetkan sebesar Rp85 triliun telah masuk ke kas negara pada 7 November 2024.

"Kalau kita lihat efisiensi dan GCG yang kita sudah lakukan lima tahun terakhir, saya ingin berterima kasih atas dukungan Komisi VI, khususnya untuk dividen yang target Rp85 triliun itu sudah masuk ke kas negara pada 7 November 2024. Ini hasil kinerja pada 2023," ujar Erick.

Baca Juga: Target Dividen BUMN 2025 Naik Jadi Rp90 Triliun, Erick Thohir Bilang Begini

Erick juga menegaskan, target dividen tahun ini sebesar Rp90 triliun masih dalam jalur yang aman. Erick menyampaikan target dividen 2024 senilai Rp 90 triliun telah dialokasikan sebesar Rp20,5 triliun kepada negara pada awal tahun ini. Meski ada kebijakan efisiensi, Erick memastikan BUMN tetap dalam kondisi yang baik untuk terus memberikan kontribusi bagi negara.

"Kita tetap optimistis meski ada efisiensi anggaran. Karena kalau kita lihat data-data yang progres sampai hari ini, kita masih berjalan baik," kata Erick.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Anggaran Dipangkas,...
Anggaran Dipangkas, Purbaya Minta Jangan Menyalahkan MBG Lagi: Presiden Sedang Perbaiki
Temukan Dugaan Manipulasi...
Temukan Dugaan Manipulasi Sistem, Purbaya Potong Anggaran Lembaga/Kementerian
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menaker Siap Pangkas...
Menaker Siap Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas hingga Adminstratif Kementerian
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Profil dan Aset 7 BUMN...
Profil dan Aset 7 BUMN yang Bakal Dikelola BP Danantara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved