alexametrics

Rabu Ini, Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif

loading...
Rabu Ini, Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Kurs rupiah pada Rabu ini diprediksi bergerak fluktuatif. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Rabu ini diprediksi bergerak fluktuatif alias naik turun. Selasa kemarin, pasar spot Bloomberg mencatat rupiah ditutup jatuh 34 poin atau 0,25% ke posisi Rp13.694 per USD.

Head of Economic Research Pefindo, Fikri Permana, menerangkan fluktuatif rupiah imbas dari melemahnya harga minyak dunia akibat kekhawatiran virus corona.

Melemahnya harga minyak merupakan sentimen positif bagi rupiah karena Indonesia merupakan negara importir minyak. Tingginya impor minyak selaman ini telah menekan neraca perdagangan yang berdampak terhadap rupiah.



"Saat ini harga minyak Brent sudah dibawah USD57 per barel, seiring kekhawatiran over supply dan melemahnya permintaan dari China. Lalu SUN bertenor 10 tahun dan obligasi Amerika Serikat bertenor 10 tahun masih lebar, bahkan kemarin melewati angka psikologis 500 bps, itu bisa positif bagi rupiah," Fikri di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Namun ada faktor yang membuat rupiah bisa melemah. Yaitu meningkatnya indeks dolar AS sejak awal Februari, bahkan telah menembus level 99. Ini akan memberi tekanan terhadap semua mata uang global, terutama emerging market seperti rupiah.

Selain itu, kekhawatiran wabah corona telah membuat harga emas terus naik karena posisi emas sebagai aset safe hacen. Saat ini, harga emas sudah melebihi USD1.590 per ounce, sehingga memberi signal risk averse di skala global.

"Saya melihat rupiah hari ini bergerak cukup volatile layaknya dua hari terakhir. Potensi rupiah berada di Rp13.580 hingga Rp13.720 per USD," ujar Fikri.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak