Diskon Token Listrik 50% Berakhir Jelang Puasa, Catat Tanggal Pastinya

Rabu, 19 Februari 2025 - 17:59 WIB
loading...
Diskon Token Listrik...
Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi para pelanggan PLN akan berakhir pada bulan Februari. Petugas PLN sedang memeriksa meteran listrik pelanggan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi para pelanggan PLN berlaku selama dua bulan, yakni Januari-Februari 2025. Pemberian diskon yang diperuntukkan bagi pelanggan dengan daya 450 volt ampere (VA) hingga 2.200 VA akan berakhir pada 28 Februari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan diskon tarif listrik 50% hanya berlaku dua bulan, yakni Januari-Februari. Dia menegaskan tidak ada perpanjangan diskon tarif listrik di bulan Maret dan seterusnya. "Tidak ada, dua bulan saja," ujar Bahlil belum lama ini.

Sementara, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pembelian token listrik diskon 50% bisa dilakukan kapan saja sesuai periode bulan yang telah ditentukan, yaitu Januari-Februari 2025. Ia pun memastikan kWh diskon di Januari dapat digunakan untuk periode Februari.

"Kami memastikan dengan sistem layanan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit," ujar Darmawan.

Baca Juga: Diskon Token Listrik 50% Berakhir Februari, Ini Tarif Listrik Maret 2025

Pelanggan prabayar diskon tarif listrik dapat diperoleh dengan melakukan pembelian token listrik. Sementara, pengguna pascabayar potongan harga secara otomatis dilakukan pada saat pembayaran abonemen periode Januari-Februari. Token listrik bisa dibeli dengan nominal tertentu mulai dari Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000 hingga Rp1 juta. Setiap nominal juga memiliki besaran kWh yang berbeda-beda tergantung daya masing-masih rumah.

Target sasaran penerima diskon tarif listrik PLN sebesar 50% untuk Januari-Februari 2025 sebagai berikut:


1. Daya 450 VA 24,6 juta pelanggan

2. Daya 900 VA 38 juta pelanggan

3. Daya 1.300 VA 14,1 juta pelanggan

4. Daya 2.200 VA 4,6 juta pelanggan

Berikut batas maksimal pembelian token listrik tarif diskon 50% sesuai daya terpasang:


1. Golongan dengan Daya 450 VA

-Pembelian maksimal token listrik: 324 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 415
-Total maksimal pembelian token listrik: Rp 134.460
-Diskon listrik maksimal: Rp 67.230

2. Golongan dengan Daya 900 VA

-Maksimal pembelian token listrik: 648 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 1.352
-Total maksimal pembelian token listrik: Rp 876.096
-Diskon listrik maksimal: Rp 438.048.

3. Golongan dengan Daya 1.300 VA

-Maksimal pembelian token listrik: 936 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 1.44,70
-Total maksimal pembelian token listrik: Rp 1,35 juta
-Diskon listrik maksimal: Rp 676.119

4. Golongan dengan Daya 2.200 VA

-Maksimal pembelian token listrik: 1.584 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 1.444,70
-Total maksimal pembelian token listrik: Rp2,28 juta
-Diskon listrik maksimal: Rp 1,14 juta

Baca Juga: Di Mana Bisa Beli Token Listrik Diskon 50%? Cek di Sini


Berikut cara beli token listrik diskon 50%


PLN Mobile

1. Buka aplikasi PLN mobile yang sudah terpasang di ponsel. Pilih menu "Kelistrikan".

2. Masukkan nomor ID pelanggan atau nomor meter.

3. Jika belum terdaftar, pilih fitur "token dan pembayaran".

4. Pilih nomor ID pelanggan atau nomor meter, lalu tekan "beli token"

5. Pilih metode pembayaran dan lakukan pembayaran

6. Setelah pembayaran selesai, klik "Lihat transaksi saya" untuk melihat nomor token listrik yang dapat dimasukkan ke meteran listrik.

Mobile Banking

1. Buka aplikasi mobile banking yang Anda miliki.

2. Pilih menu transaksi lainnya yang ingin dipilih. Pilih voucher isi ulang.

3. Lalu, klik pada Lainnya.

4. Pilih PLN Prepaid.

5. Masukkan nomor ID pelanggan Anda.

6. Pilih nominal dan lakukan pembayaran.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Ada Perang Diskon hingga...
Ada Perang Diskon hingga 80 Persen di Jakarta Premium Outlets, Hanya 10 Hari!
Rekomendasi
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Berita Terkini
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Infografis
Tarif Tol Diskon 20%...
Tarif Tol Diskon 20% Selama Mudik Lebaran 2025, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved