alexametrics

Perry Sebut Virus Corona Telah Melemahkan Nilai Tukar Rupiah

loading...
Perry Sebut Virus Corona Telah Melemahkan Nilai Tukar Rupiah
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan nilai tukar rupiah mengalami tekanan belakangan ini akibat sentimen virus corona (Covid-19). Meski demikian, kata Perry, secara keseluruhan pergerakan rupiah masih sesuai nilai fundamental didukung kinerja neraca pembayaran Indonesia yang tetap baik.

"Pelemahan rupiah pada awal Februari ini terutama dipicu sentimen terhadap Covid-19, meskipun dalam perkembangan berikutnya kembali stabil ditopang pasokan valas eksportir dan aliran masuk modal asing," terang Perrry di Gedung BI, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Perry menambahkan, ke depan, Bank Indonesia memandang nilai tukar rupiah tetap stabil sesuai dengan fundamentalnya dan mekanisme pasar yang terjaga.



"Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar dan memperkuat pembiayaan domestik. Bank Indonesia terus mengakselerasi pendalaman pasar keuangan, baik pasar uang maupun pasar valas," jelasnya.

Sebagai informasi, mata uang Garuda secara merata menguat 0,27% dibandingkan dengan rerata level Januari 2020, meskipun secara point to point harian melemah sebesar 0,24% dibandingkan level akhir bulan Januari 2020.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak