alexametrics

Erick Sebut Perombakan Manajemen BUMN Tetap Menjaga Profesionalisme

loading...
Erick Sebut Perombakan Manajemen BUMN Tetap Menjaga Profesionalisme
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, terus melakukan perombakan manajemen perusahaan BUMN, seperti pergantian direksi dan komisaris. Yang teranyar, Erick merombak susunan direksi dan komisaris Bank Mandiri dan BNI.

Erick menjelaskan perombakan ini tetap mengedepankan dan menjaga profesionalisme. Kata dia, pihaknya terbuka bagi siapapun yang memiliki kapabilitas dan profesionalisme untuk memimpin perusahaan BUMN. Ia mengaku, akan terus menjaga dirinya dari konflik kepentingan yang berpotensi merugikan negara.

"Dari awal saya bilang siapapun yang mau membantu BUMN, sangat terbuka selama kapabilitas ada disitu dan niatnya sama. Sama ketika media bertanya bagaimana cara menjaga konflik kepentingan. Saya mengatakan selama kita niatnya baik, benar, objektif, saya rasa hal itu sudah menjawab apa adanya," ungkap Erick di Jakarta, Kamis (20/2/2020).



Erick menjelaskan, dalam penunjukan pimpinan manajemen BUMN tidak menutup kemungkinan dari latar belakang yang berbeda dengan perusahaannya. Ha itu sepanjang orang tersebut memiliki kapabilitas yang baik dan dapat memimpin dengan amanah.

"Kalau kita (memilih) memang terlepas dari latar belakangnya apa tapi mereka punya kapabilitas dan selama kita pantau baik, saya rasa tidak ada salahnya," sambung dia.

Kendati demikian, kata Erick, setiap pilihan memang tidak ada yang sempurna. Akan tetapi, pihaknya berusaha melakukan yang terbaik tanpa adanya kepentingan pribadi yang merugikan masyarakat.

"Meski hasilnya enggak maksimal yang penting enggak ada pikiran apa-apa atau bahkan ada personal interest yang menjadi polemik, lebih baik enggak usah disini. Latar belakangnya profesional dan amanah yang harus kita jalankan," tandasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak