alexametrics

Langkah Bea Cukai di Berbagai Daerah Tekan Peredaran Rokok Ilegal

loading...
Langkah Bea Cukai di Berbagai Daerah Tekan Peredaran Rokok Ilegal
pemusnahan rokok ilegal
A+ A-
JAKARTA - Bea Cukai secara kontinyu berupaya menekan peredaran rokok ilegal. Berbagai aksi nyata mulai dari penindakan terhadap tempat produksi rokok ilegal, pemusnahan rokoki legal, serta peningkatan sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya. Upayater sebut dilakukan guna menurunkan peredaran rokok ilegal di Indonesia, sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Menurut Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea Cukai, Syarif Hidayat, berbagai aksi nyata telah dilakukan oleh Bea Cukai di berbagai daerah untuk memberantas rokok ilegal di berbagai daerah. “Jajaran kami di berbagai daerah telah secara aktif dan kontinyu melakukan penindakan dan pemusnahan rokok ilegal, serta juga menjalin sinergi yang erat dengan pemerintah daerah juga aparat penegak hukum lainnya,” ungkap Syarif.

Ia mengungkapkan bahwa kali ini setidaknya ada empat kantor Bea Cukai yang sudah melakukan aksi tersebut. Pada Rabu (12/02), Bea Cukai telah melakukan penindakan terhadap dua bangunan yang digunakan sebagai tempat produksi rokoki legal, dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas menemukan rokok ilegal, pita cukaipalsu, dan alat pemanas. Selainitu, pada Jumat (14/02), Bea Cukai Pekanbaru berhasil menyegel 190 ribu batang rokok ilegal yang diangkut sebuah minibus.



Tidak hanya melakukan penidakan, Bea Cukai juga melakukan pemusnahan terhadap barang hasil penindakan yang berhasil diringkus. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan nilai guna barang tersebut. Pada Rabu (19/02), Bea Cukai Jambi memusnahkan 420.580 batang rokok ilegal. Diperkirakan total keseluruhanbarang yang dimusnahkan mencapaiRp. 210.290.000 dan akibat dari pelanggaran ketentuan perundang-undangan ini menimbulkan kehilangan potensi penerimaan negara sebesar Rp155.613.800.

Selain melakukan pengawasan dan penindakan secara mandiri, Bea Cukai juga menjalin sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya untuk memaksimalkan pengawasan. Pada Rabu (19/01), Bea Cukai Madiun mengadakan kunjungan ke Polres Kota Madiun untuk mempererat sinergi.

Langkah ini diambil mengingat semakin bertambahnya tempat hiburan malam di wilayah Madiun Raya pada sisi lain juga berpotensi sebagai tempat beredarnya arak atau minuman keras yang tergolong sebagai barang kena cukai dan perlu diteliti legalitasnya dalam hal legalitas produksinya maupun pelunasan pungutan cukainya, sehingga pembinaannya akan lebih efektif jika pengusaha tempat hiburan malam tersebut memiliki seluruh izin yang dipersyaratkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk NPPBKC.
(akn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak