alexametrics

Boyong SDM Papua di BUMN, Erick: Kami Tidak Membedakan Suku dan Agama

loading...
Boyong SDM Papua di BUMN, Erick: Kami Tidak Membedakan Suku dan Agama
Menteri BUMN Erick Thohir dalam inaugurasi program perekrutan bersama BUMN 2020. Foto/SINDOnews/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung pemerataan kesempatan kerja bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk dari Papua dan Papua Barat. Hal ini untuk meningkatkan kompetensi SDM bagi perusahaan plat merah.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan perekrutan SDM dari Papua ini, karena pemerintah sayang dan peduli dengan Papua yang juga memiliki kompentensi SDM yang andal.

"Saya rasa program perekrutan BUMN bermacam-macam, salah satunya yang seperti ini. Tentu yang saya tekankan, khususnya buat Papua ini bukan karena politik tapi karena kita sayang sama kalian," ujar Erick Thohir di Jakarta, Sabtu (22/2/2020).



Dia melanjutkan Presiden Joko Widodo sangat mencintai Papua. Begitu pula dengan BUMN yang juga mencintai dan jadi bagian dari Indonesia, termasuk Papua.

"Ini yang kami harapkan ke depan, di BUMN ada yang namanya nilai. Kerja ini berdasarkan kompetensi harmonis bagian dari team work, tidak membedakan suku dan agama," jelasnya.

Erick pun mengapresiasi program Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dalam melahirkan talenta-talenta terbaik untuk menyongsong Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045.

Program ini selaras dengan harapan Presiden Jokowi, yang mencanangkan Indonesia di tahun 2045 menjadi negara maju dengan pendapatan Rp320 juta per kapita per tahun atau Rp27 juta per kapita per bulan, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai USS7 triliun, dan perekonomian Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati 0%.

"BUMN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu elemen utama untuk mencapai cita-cita nasional menjadi negara maju. Kementerian BUMN mengapresiasi talenta dari Papua dan Papua Barat untuk berkontribusi langsung menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian dan pemberdayaan masyarakat," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak