Freeport Kampanyekan Connecting U: Edukasi Peran Penting Tembaga Bagi Kehidupan

Selasa, 25 Februari 2025 - 21:23 WIB
loading...
Freeport Kampanyekan...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas pada saat Connecting U Leader’s Talk di Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Manado, Senin (24/2/2025). (Foto: dok PT Freeport Indonesia)
A A A
MANADO - Lebih dari 1.000 mahasiswa Universitas Sam Ratulangi Manado (UNSRAT) antusias mengikuti Kampanye Connecting U: Leader’s Talk PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Presiden Direktur PTFI Tony Wenas di Auditorium Unsrat, Senin (24/2/2025).

Connecting U, atau disingkat Cu merupakan lambang unsur kimia tembaga, di mana kampanye ini dirancang untuk mengedukasi generasi muda tentang peran penting tembaga bagi kehidupan dan masa depan.

“Tembaga adalah produk utama PT Freeport Indonesia. Melalui kampanye ini, kami ingin mengenalkan kepada generasi muda tentang peran penting tembaga yang selalu ada dalam setiap hal di keseharian kita," tutur Tony.

"Serta bagaimana tembaga ini telah menghubungkan generasi muda dengan impian dan masa depan. Itulah mengapa kami menyebutnya Copper is Empowering, Copper Connecting U,” lanjutnya.

Dia mengatakan, tembaga memiliki peran penting dalam penghubung di kehidupan manusia. Daribangun tidur, aktivitas seharian hingga menjelang tidur, manusia tidak lepas dari peranan tembaga.

“Manfaat tembaga yang paling kita kenal yaitu sebagai bahan utama kabel listrik, alat elektronik, kendaraan bermotor, dan sebagainya,” kata Tony.

Tony mengatakan, tembaga merupakan mineral masa depan karena berperan penting seiringdengan permintaan kendaraan listrik dan energi terbarukan yang terus meningkat.

Sebanyak 75 persen tembaga di dunia digunakan untuk jaringan listrik yang memudahkan aktivitas. Bahkan, dalam konteks negara, tembaga mampu berkontribusi besar dalam bentuk devisa, tembaga juga menjadikan Indonesia sebagai negara produsen terbesar di dunia.

“Ini sungguh kebanggaan yang luar biasa bekal kita menuju Indonesia Emas,” katanya.

PTFI, lanjut Tony, saat ini mengoperasikan tambang bawah tanah terbesar di dunia dan smelter single line terbesar di dunia. Hal ini menjadikan PTFI sebagai produsen katoda tembaga terbesar di dunia dan sebagai pertambangan terintegrasi hulu-hilir terbesar di dunia.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNSRAT Prof Arthur Gehart Pinaria dalam pidato sambutannya mengatakan kolaborasi UNSRAT dengan PTFI diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta pengembangan riset yang relevan sesuai dengan perkembangan industri untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Menanggapi hal itu, Tony menyampaikan komitmen PTFI untuk memberikan 20 beasiswa bagi mahasiswa UNSRAT berprestasi.

Dalam acara yang berlangsung di Auditorium UNSRAT ini, mahasiswa telah datang sejak pagiuntuk mengikuti beragam aktifitas seperti Wall of Inspirations, di mana mereka bisa menuliskan inspirasi mereka tentang tembaga dan masa depan, menikmati seduhan Kopi Amungme Papua dan cerita tentang keunikan kopinya.

Lalu, terdapat gerai informasi dan edukasi PTFI, di mana mahasiswa mendapat edukasi tentang proses produksi PTFI dari hulu ke hilir, serta memberikan pengalaman langsung melihat bentuk produk tambang hingga menjadi katoda dan produk turunan.

Sebanyak 1.000 lebih peserta berasal dari 11 fakultas termasuk mahasiswa asal Papua yangmenempuh studi di UNSRAT.

Sesi tanya jawab menjadi sesi yang paling dinantikan mahasiswa. Mereka berebut bertanya bermacam hal tentang PTFI, seperti pengelolaan lingkungan, program,magang, hingga keterampilan yang harus dikuasai untuk bekerja di PTFI.

Tidak hanya itu, para mahasiswa juga menanyakan tentang investasi sosial di bidangkesehatan dan pendidikan, hingga pertanyaan tentang kepemimpinan dan tips sukses menjadi CEO PTFI sekaligus karier sebagai musisi yang terus berjalan hingga saat ini.

Semua pertanyaan dijawab dengan lugas dan tuntas oleh Tony Wenas. Dia pun menyanggupi saatmahasiswa memintanya menyanyikan lagu. Dua tembang milik Queen menjadi pilihan.

Berturut turut mengalun lagu “We Are the Champion” dan “Love of My Life” yang dibawakan sambil bermain piano. Para dosen dan mahasiswa tampak larut dalam alunan musik, tepuk tangan bergemuruh saat Tony menyelesaikan lagu kedua.

Salah satu peserta dari Fakultas FISIP UNSRAT Gabriela Liao mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan.

“Banyak hal yang bisa saya dapat hari ini. Bagaimana saya mengenal duniapertambangan, perkembangan ekonomi Indonesia ke depannya,” kata Gabriela.

Pengembangan Masyarakat dan Lingkungan

Dalam Connecting U Leader’s Talk ini, selain berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenaikepemimpinan, Tony juga menjelaskan tentang praktik pertambangan berkelanjutan yang dijalankan perusahaan.

“Saya selalu meyakini tidak ada perusahaan yang bisa bertahan di tengah masyarakat dan lingkungan yang gagal. Perusahaan harus tumbuh bersama masyarakat dan menjaga lingkungan sekitarnya,” kata Tony.

Tony menjelaskan, kontribusi PTFI kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dividen, dan lainnya dari 1992-2023 sebesar sekitar 29,3 miliar dolar AS dengan Investasi Sosial yang mencapai 122 juta dolar AS pada 2023.

Investasi sosial untuk pengembangan masyarakat meliputi program pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, budaya dan olahraga.

“Praktik pertambangan berkelanjutan yang PTFI jalankan beriringan dengan pelaksanaan program pengembangan masyarakat sekitar area operasi perusahaan, yang berasal dari Suku Amungme, Suku Kamoro, dan lima suku kerabat, hingga masyarakat Papua lainnya,” kata Tony.

PTFI juga berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan dari setiap kegiatan operasional,di antaranya program reklamasi, pemanfaatan tailings atau pasir sisa tambang, hingga program penurunan emisi karbon yang ditargetkan mencapai lebih dari 30 persen pada 2030.
(skr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Freeport Targetkan Produksi...
Freeport Targetkan Produksi Tambang Bawah Tanah Grasberg Pulih dalam Dua Pekan
Freeport Kantongi Perpanjangan...
Freeport Kantongi Perpanjangan Izin di Grasberg, Indonesia Dapat Gratis Saham 12%
Izin Tambang Freeport...
Izin Tambang Freeport Diperpanjang 20 Tahun, Pemerintah Amankan Investasi Rp336 Triliun
RI dan Freeport Capai...
RI dan Freeport Capai Kesepakatan Rp650 Triliun di AS, Ada 6 Poin Termasuk Perluasan Tambang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Penembakan di Grasberg...
Penembakan di Grasberg Papua Tengah, Satu Karyawan Freeport Jadi Korban
Cari Tahu Tentang Kantong...
Cari Tahu Tentang Kantong Nikotin ZYN, Produk Alternatif Bebas Asap Tanpa Perangkat
Freeport Apresiasi 3...
Freeport Apresiasi 3 Anak Muda Papua dari Suku Amungme dan Kamoro Raih Gelar Dokter
Rekomendasi
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved