alexametrics

Virus Corona Menyebar Global, Harga Minyak Anjlok Hampir 3%

loading...
Virus Corona Menyebar Global, Harga Minyak Anjlok Hampir 3%
Harga minyak turun hampir 3% akibat penyebaran virus corona secara global. Foto/Istimewa
A+ A-
SYDNEY - Penyebaran wabah virus corona ke berbagai negara telah membuat investor dan pasar minyak resah. Saham-saham minyak rontok pada perdagangan Senin ini, seiring penyebaran virus corona yang melonjak di Korea Selatan, Iran, hingga Italia.

Melansir dari Reuters, Senin (24/2/2020), harga minyak dunia pun anjlok hampir 3%. Harga minyak mentah Brent International berkurang USD1,69 per barel atau 2,9% menjadi USD56,81 per barel pada pukul 01:58 GMT. Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) turun USD1,40 atau 2,6% ke level USD51,98 per barel.

"Penurunan harga minyak sangat jelas akibat kekhawatiran dari dampak ekonomi akibat penyebaran virus corona. Penyebaran virus ini secara global membuat investor khawatir tentang pertumbuhan ekonomi dan tentu saja membebani pasar minyak," kata Michael McCarthy, kepala strategi pasar di CMC Markets di Sydney.



Wabah corona kini telah menyebar secara global. Pemerintah Korea Selatan bahkan menetapkan status siaga tinggi setelah jumlah infeksi melonjak lebih dari 700 orang dengan tujuh kematian di Korsel. Di Italia, tiga orang meninggal dunia akibat virus corona.

Otoritas Iran mengatakan 43 orang terinfeksi kasus corona dengan delapan kematian, dimana sebagian besar terinfeksi di kota Qom. Arab Saudi, Kuwait, Irak, Turki dan Afghanistan langsung memberlakukan pembatasan perjalanan dan imigrasi ke dan menuju Republik Islam Iran.

Sementara itu, Amerika Serikat terus meningkatkan produksi minyak demi mengimbangi harga. Perusahaan jasa energi Baker Hughes Co., melaporkan AS terus meningkatkan jumlah rig minyak mereka. Ini merupakan kenaikan selama tiga minggu berturut-turut. Total jumlah rig pekan lalu menjadi 679 rig, tertinggi sejak 20 Desember 2019.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak