alexametrics

Indef Prediksi Utang Pemerintah Naik Jadi Rp5.150 Triliun

loading...
Indef Prediksi Utang Pemerintah Naik Jadi Rp5.150 Triliun
Ilustrasi utang. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memprediksi utang pemerintah akan naik antara Rp5.000-5.150 triliun di akhir kuartal I 2020, sebagai konsekuensi untuk menutup pelebaran defisit anggaran.

Ekonom Indef, Bhima Yudisthira, mengatakan pada Januari kemarin, penerimaan negara terbilang rendah sehingga defisit anggaran melebar Rp36 triliun.

"Indikator kesehatan utang memburuk. Proyeksi debt to service ratio atau DSR akan meningkat karena bulan Januari dari sisi ekspor saja menurun 3,71% secara year on year (yoy)," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (24/2/2020).



Dia melanjutkan penerimaan devisa negara dari pariwisata juga anjlok seiring dampak virus corona. "DSR diperkirakan berada di 28-30% pada akhir kuartal I 2020," lanjutnya.

Sebagai informasi, total utang pemerintah hingga Januari 2020 telah mencapai Rp4.817,5 triliun atau lebih tinggi dibandingkan posisi utang Januari 2019 yang mencapai Rp4.498,6 triliun. Adapun total utang pemerintah pusat berasal dari pinjaman, baik itu pinjaman bilateral, multilateral komersial, sampai pinjaman dalam negeri sebesar Rp751,90 triliun.

Sedangkan, pemerintah telah melakukan realisasi utang sebesar Rp122,47 triliun pada Januari 2019. Hal ini disebabkan karena adanya penarikan utang di awal tahun.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak