Mengurai Kesepakatan Bisnis Pangeran Andrew usai Didepak dari Keuangan Kerajaan

Senin, 03 Maret 2025 - 10:17 WIB
loading...
Mengurai Kesepakatan...
Perusahaan Belanda Startupbootcamp (SBC) telah membuka pembicaraan dengan Pangeran Andrew terkait pembelian Pitch@Palace yang menghubungkan startup (perusahaan rintisan) dengan para investor. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kesepakatan bisnis untuk mengambil alih jaringan Duke of York sepertinya belum akan terwujud dalam waktu dekat, seperti diungkapkan sumber yang dekat dengan negosiasi. Perusahaan Belanda Startupbootcamp (SBC) telah membuka pembicaraan dengan Pangeran Andrew terkait pembelian Pitch@Palace yang menghubungkan startup (perusahaan rintisan) dengan para investor.

Jika penjualan tersebut berhasil, maka bisa menyelamatkan kondisi keuangan Pangeran Andrew karena bakal mendapatkan dana segar mencapai jutaan poundsterling. Baca Juga: Pangeran Andrew Bisa Akhiri Kekuasaan Raja Charles III, Buat Kesepakatan Ilegal dengan Pengusaha Belanda

Tetapi sumber terdekat SBC mengatakan, meskipun ada pengumuman tentang pengambilalihan yang dimaksudkan, dan pembicaraan tentang kemungkinan pendanaan dari Bahrain, namun tidak ada yang ditandatangani dan tidak ada transaksi yang dilakukan.

Hal ini jadi kabar buruk ketika keuangan Pangeran Andrew telah berada di bawah pengawasan ketat. Seperti diketahui Duke of York telah diputus sumber keuangannya oleh saudaranya Raja Charles.

Pangeran Andrew berada di bawah tekanan keuangan terkait biaya operasional rumahnya yang memiliki 30 kamar di Royal Lodge di Windsor. Pertanyaan saat ini bagaimana Andrew bisa tetap tinggal di Royal Lodge setelah dipotong secara finansial oleh Raja Charles.

Pangeran harus menemukan beberapa juta pound per tahun untuk menutupi biaya keamanan dan membayar pemeliharaan rumah dengan 30 kamar abad ke-19 di Windsor.

Sebelumnya ada kabar baik bahwa Pangeran Andrew bakal mendapatkan sumber pendapatan yang menguntungkan, ketika SBC dilaporkan secara luas oleh pers Inggris sedang dalam proses membeli kontak dan jaringan proyek Pitch@Palace.

Pada bulan Februari, SBC mengumumkan rencananya: "Grup investasi internasional akan mengambil alih jaringan global Pitch@Palace."

Seperti diketahui Pitch@Palace telah menjadi andalan untuk ide-ide bisnis baru, yang didirikan oleh Pangeran Andrew pada 2014 dan dijalankan olehnya sebelum dia mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2019.

SBC mengatakan tertarik dengan jaringan Pitch@Palace, yang memiliki 80.000 aplikasi dari 3.000 perusahaan wirausaha di lebih dari 60 negara.

Perusahaan Belanda, yang telah berjalan sejak 2010, membantu membimbing dan menumbuhkan bisnis perusahaan rintisan, terutama di sektor teknologi, dengan investasi di 1.700 perusahaan tahap awal dan menjalankan skema di 27 negara.

Pengambilalihan jaringan Pitch@Palace tampaknya akan segera terjadi ketika SBC mengatakan, kemitraan itu akan menjadi "peluang fantastis". SBC juga menekankan bahwa mereka ingin memanfaatkan jaringan pengusaha yang "hebat".

Tetapi sumber yang dekat dengan SBC saat ini mengatakan, bahwa meskipun ada pertemuan di Istana Buckingham dan siaran pers yang terdengar positif tentang "nilai besar jaringan Pitch@Palace", tidak ada kesepakatan.

Tidak ada kesepakatan dengan Pangeran Andrew yang pernah ditandatangani atau ditutup, dan tidak ada transaksi yang dilakukan, baik di Eropa, Timur Tengah atau China, menurut SBC. Pangeran Andrew belum berkomentar seperti dilansir BBC.

Rencana untuk mengambil alih jaringan Pitch@Palace awalnya dipresentasikan sebagai proyek antara SBC dan "mitra strategisnya", sebuah perusahaan investasi di Bahrain, yang disebut Waterberg Stirling.

Pengaturan itu tampaknya tidak lagi berlaku, usai sumber SBC mengaku, saat ini ingin "memutuskan hubungan" dengan perusahaan investasi.

Waterberg Stirling telah terdaftar di Bahrain pada akhir 2024 oleh Dominic Hampshire, seorang penasihat Pangeran Andrew. Pangeran juga memiliki hubungan bisnis yang cukup lama dengan Bahrain.

Selain itu ada juga hubungan yang kuat antara keluarga kerajaan Inggris dan Bahrain, saat Raja Hamad dari Bahrain mengunjungi Raja Charles di Windsor pada November 2024.

Hampshire adalah satu-satunya direktur Waterberg Stirling yang disebutkan dalam dokumen, tetapi orang lain yang terkait dengan perusahaan tersebut adalah Adnan Sawadi.

Baca Juga: Momen Prabowo Temui Raja Charles III di Buckingham Palace Bicarakan Pelestarian Lingkungan

Pada Juli 2024, pengusaha Sawadi memberikan presentasi di China yang menunjukkan kemitraan yang dimaksudkan antara SBC dan penerus Pitch@Palace, Innovate Global, yang dia harapkan akan menjadi jembatan yang menghubungkan pendanaan Timur Tengah dengan proyek-proyek di China.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Rekomendasi
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Aturan Baru Kartu SIM...
Aturan Baru Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah, Ini Kata Pakar Perlindungan Data
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved