alexametrics

Harga Minyak Naik Tipis Setelah Produksi Minyak Libya Turun Drastis

loading...
Harga Minyak Naik Tipis Setelah Produksi Minyak Libya Turun Drastis
Harga minyak naik setelah produksi minyak Libya turun drastis. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
TOKYO - Harga minyak mentah naik tipis pada Rabu (26/2/2020), meski ada peningkatan kekhawatiran soal penyebaran virus corona yang akan menyebabkan pandemi global.

Kenaikan harga disebabkan oleh Libya yang mengurangi produksi minyak, sesuai dengan harapan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya Rusia, atau lebih dikenal dengan sebutan OPEC+.

Produksi minyak di Libya telah turun drastis sejak 18 Januari. Sementara itu, OPEC+ akan mengadakan pertemuan di markas besar mereka, Wina, Austria pada 5-6 Maret mendatang, membahas soal penyebaran virus corona dan dampak terhadap pasar minyak.



Melansir dari Reuters, Rabu (26/2), turunnya produksi minyak Libya dan dukungan OPEC+ untuk mendukung harga, membuat harga minyak Brent International naik 42 sen atau 0,8% menjadi USD55,37 per barel pada pukul 01:54 GMT.

Sementara itu, harga minyak berjangka Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) bertambah 43 sen atau 0,9% ke level USD50,33 per barel. Meski begitu, kedua acuan minyak dunia itu telah turun 7% dalam sepekan terakhir.

Pasar minyak tetap diliputi kekhawatiran penyebaran virus corona, yang telah menjalar ke luar China. Infeksi virus ini memburuk di Korea Selatan dan Italia. Sementara itu, jumlah kematian virus corona di Iran, naik menjadi 16 orang, angka tertinggi di luar China.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat langsung memberi status siaga terhadap penyebaran virus ini, setelah mendapat kabar tentara mereka yang bertugas di Korea Selatan, positif terinfeksi corona.

Kekhawatiran penyebaran virus corona secara global akan merusak ekonomi global dan berpengaruh terhadap permintaan minyak, yang akhirnya bisa membebani harga si emas hitam.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak